0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasca Kebakaran

Mayoritas Pedagang Pasar Karangpandan Tak Jualan

Pasar Karangpandan terbakar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Kebakaran Pasar Karangpandan sudah tiga minggu berlalu. Namun hingga kini, mayoritas pedagang di pasar tersebut memilih untuk tidak berjualan karena beberapa faktor. Mulai dari kehabisan modal hingga tidak ada tempat untuk berjualan. Namun sejumlah pedagang ada yang tetap berjualan dengan tempat seadanya dan barang dagangan yang minim.

”Kalau menunggu sampai pasar darurat selesai kelamaan mas. Barang seadanya dijual dulu sambil cari hutangan buat modal lagi,” kata Suparni (47) salah seorang pedagang di Pasar Karangpandan, Senin (25/4).

Warga Bulurejo, Desa/Kecamatan Karangpandan itu mengatakan, musibah kebakaran Pasar Karangpandan membuat pedagang merugi puluhan juta rupiah. Suparni yang mempunyai dua kios menanggung rugi Rp 50 juta.

”Kerugiannya bertambah karena saat-saat seperti ini seharusnya panen untung, ini kan sudah mau masuk Ramadhan. Pas menjelang Lebaran biasanya ramai,” kata Suparni.

Sementara itu pedagang lain, Anik Lestari (35) memilih mendirikan lapak darurat sendiri. Warga Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan itu kembali menempati lokasi kiosnya yang terbakar.

”Ini hanya seadanya. Yang penting bisa cepat jualan, kalau terlalu lama nganggur nanti mau makan apa?” katanya.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Karangpandan, Karjo (48) mengatakan, mayoritas pedagang memang belum berjualan. Mereka menunggu pencairan bantuan modal dari bank.

”Pedagang dibantu pinjaman lunak dari beberapa bank, saat ini menunggu pencairan,” kata Karjo.

Foto: Sisa kebakaran Pasar Karangpandan

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge