0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hindari Tebing Longsor, Penambang Batu Bara Tewas

dok.merdeka.com
(Ilustrasi) jenazah (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Sunarji (29), seorang pekerja tambang di areal tambang batu bara CV Ar, di Makroman, Samarinda Ilir, Samarinda Kalimantan Timur, Senin (25/4), tewas diduga kuat tertimbun longsor. Peristiwa itu kini dalam penyelidikan kepolisian.

Keterangan diperoleh, peristiwa itu terjadi Minggu (24/4) malam, sekitar pukul 23.30 WITA. Sunarji, yang bertugas sebagai mandor, tengah membantu pengisian bahan bakar solar, ke buldoser dari sebuah mobil truk tanki solar.

Nahas dialami Sunarji, pisau buldoser yang mengenai tebing, belakangan menyebabkan longsoran. Bergegas Sunarji mencoba menghindar, dan buldoser bergerak mundur agar tidak tertimbun, sehingga menabrak mobil tanki di belakangnya, dan truk tanki itu pun terbalik.

“Saat korban (Sunarji) menghindar, tidak ada satupun rekan kerjanya yang memastikan korban tertimbun longsor, ataupun terjepit buldoser dan truk tanki,” kata pegiat lingkungan dari Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kalimantan Timur, Mareta Sari, Senin (25/4) malam.

Diterangkan Mareta, pada Senin (25/4) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA, jenazah Sunarji, sudah berada di kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Syachranie. Tidak ditemukan bekas luka maupun sisa tanah yang melekat di badannya.

“Keterangan yang kita dapatkan di lokasi, pekerja tidak ada yang bisa memastikan penyebab meninggalnya korban. Dugaan kuat kita, korban meninggal murni kecelakaan kerja karena tidak ada indikasi tertimbun longsor,” ungkap Mareta.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Setyobudi Dwiputro, berdasar penyelidikan sementara kepolisian, Sunarji tewas setelah tertimbun longsoran di lokasi tambang itu.

“Mengenai penyebab terjadinya longsoran, itu masih dalam penyelidikan kita,” kata Setyobudi.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge