0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tuntutan Dipenuhi, Warga Canden Bersyukur

dok.timlo.net/nanin
Warga Desa Canden,Sambi, menduduki kantor desa menuntut Kades membatalkan sewa lapangan desa setempat (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Aksi ratusan warga Desa Canden, Sambi, Boyolali menuntut agar Pemerintah Desa setempat menghentikan sewa lapangan akhirnya disetujui. Setelah melalui mediasi yang alot, yang difasilitasi Camat Sambi Setyo Budi Irianto dan Kapolsek Sambi AKP Bambang Rusito, untuk sementara aktivitas di Lapangan Canden dihentikan.

“Untuk itu saya putuskan aktivitas di Lapangan Canden dihentikan, pihak desa harus mencari lahan lain,” kata Camat Setyo Budi Irianto, Senin (25/4).

Warga pun akhirnya menerima keputusan tersebut. Warga juga minta ada batas waktu pengembalian lapangan yang sudah digali dikembalikan seperti semula. Kepala Desa Canden, Joko Mulyono, mengatakan secepatnya akan segera mengembalikan lapangan seperti semula.

“Paling cepat dalam waktu satu bulan sudah selesai,” ujar Joko Mulyono.

Menurut Joko, pihaknya menyetujui sewa Lapangan Canden untuk pengolahan cor beton untuk proyek jalan tol Solo-Semarang, karena ada peluang. Rencananya, uang sewa lapangan sebesar Rp 120 juta akan digunakan untuk membangun rehab TK Pertiwi Desa Canden.

“Untuk lahan pengganti nanti akan saya bicarakan ulang dengan camat dan penyewa lahan,” tambah Joko.

Salah satu warga, Nur Ikhsan, mengatakan, warga sebetulnya tidak menghalangi pembangunan baching plan proyek jalan tol Solo-Semarang, hanya saja warga protes lantaran lokasi yang dipilih dan disewakan adalah lapangan desa, yang merupakan fasilitas umum dan sering dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Tiap sore kan digunakan untuk sepakbola warga,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge