0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tolak TPA Sampah Sementara, Warga Blokir Jalan

Spanduk berisi penolakan TPA Karangdukuh membentang menutup jalan (dok.timlonet/aditya wijaya)

Klaten — Warga Desa Karangdukuh, Kecamatan Jogonalan, Klaten menolak keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah sementara di desanya. Pasalnya, warga belum menerima sosialisasi dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

“Belum ada pemberitahuan (Pemdes) terkait keberadaan TPA di desa kami,” kata Purwadi, warga Dukuh Keringan, Desa Karangdukuh, Senin (25/4).

Dikatakan, sudah sepekan Dinas Pekerjaan Umum dan Energi Sumber Daya Mineral (DPU dan ESDM) Klaten membuang sampah di lahan milik warga setempat yang disewakan sebagai TPA.

“Semalam (Minggu, 24/4) bertempat di rumah warga RW 04 Dukuh Keringan, warga menggelar pertemuan. Meski Pak Kades menjelaskan ingin memperbaiki tanah yang digunakan agar produktif, tapi warga dan tokoh masyarakat, pemuda tetap menolak keberadaan TPA. Sebab dampaknya yang membuat warga khawatir,” kata Purwadi.

Dari pantauan Timlo.net, TPA sementara Karangdukuh berada di antara lahan persawahan dan rel kereta api yang merupakan bekas lahan pembuatan batu bata. Sementara, sejumlah warga terlihat berada di akses jalan menuju TPA serta menutup jalan dengan bambu dan spanduk berisi penolakan.

“Jika nanti truk pengangkut sampah tetap nekad melintas, isi sampahnya akan kami suntak (buang) di depan rumah pemilik lahan dan Pak Kades,” imbuh Purwadi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge