0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengiriman Bawang Merah Ilegal Terbongkar

merdeka.com
Penyelelundupan bawang merah (merdeka.com)

Timlo.net — Upaya penyelundupan sekitar 60 ton bawang merah ke Indonesia digagalkan TNI Angkatan Laut di perairan Aceh, Minggu (24/4). Dua kapal pengangkut beserta pemilik dan anak buah kapal (ABK) juga diamankan.

Komandan Lantamal I, Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto mengatakan, penyelundupan itu digagalkan setelah Komandan Pos Angkatan Laut (Dan Posal) Meureudu, Serma Kom Joko Saputro, mendapat informasi mengenai adanya kapal tanpa lampu merapat ke pantai Meureudu di sekitar Kuala Beracan, Meurdeu, Pidie Jaya.

“Setelah turun ke lokasi, prajurit kita mendapati kapal KM Aneuk Mentuah GT 7 sedang melakukan bongkar muat dua ton bawang merah. Bawang yang dibongkar diketahui milik Faisal (31), warga Desa Pangwa, Tringgadeng, Pidie Jaya,” kata Widodo.

Temuan ini dikembangkan. Dari pemeriksaan, petugas kembali mendapatkan informasi mengenai adanya kapal lebih besar mengangkut bawang lebih banyak. Keberadaannya diketahui di tengah laut dengan koordinat 05 16 00 U – 096 14 00 T.

Pengejaran dilakukan kapal Patkamla Pulau Kampai II 133. Upaya tak sia-sia, petugas menemukan dan menghentikan KM Terri Sarna GT 35. Kapal itu mengangkut sekitar 60 ton bawang merah.

Petugas langsung mengamankan pemilik KM Tenri Sanna GT 35, M Hasan, Nakhoda Bachtiar Bin Muhammad (52), beserta 4 ABK, yaitu Julkifikar (30), Munawar (35), M Hasan (35), warga Idi Rayeuk, Aceh Timur, dan Muhammad Hasan (35) warga Peureulak, Aceh Timur. Bersama kapal dan muatannya, mereka dibawa ke Lanal Lhokseumawe.

“Kapal KM Aneuk Mentuah GT 7 dan pemilik bawang Faisal, serta kapal KM Tenri Sanna dan ABK-nya ditangani di Lanal Lhokseumawe untuk proses hukum lebih lanjut,” tutur Widodo.

[ary]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge