0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lapangan Desa Disewakan, Warga Canden Resah

timlo.net/nanin
Warga Desa Canden, Kecamatan Sambi, memasang spanduk protes (timlo.net/nanin)

Boyolali — Masyarakat Desa Canden, Sambi, melakukan aksi protes dengan memasang spanduk di lapangan desa setempat. Aksi ini digelar lantaran lapangan desa disewakan untuk suatu proyek tanpa dilakukan musyawarah.

“Tahunya Jumat kemarin, tiba-tiba backhoe beroperasi di tengah lapangan, mengali lapangan untuk pondasi,” kata Hadris, Minggu (24/4).

Penasaran dengan aktivitas di lapangan desa yang selama ini digunakan untuk olahraga, warga kemudian mencari infromasi. Ternyata, lapangan desa telah disewa untuk produksi cor beton. Selain itu, warga juga menilai sewa menyewa lapangan desa tidak transparan. Karena selama ini tidak pernah ada musyawarah dengan masyarakat.

“Kita tahunya ya Jumat itu, diundang dadakan, setuju tidak setuju, sewa menyewa lapangan tetap berjalan,” ungkap anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Canden, Ahmadi.

Selain selama ini digunakan untuk berolahraga, warga juga khawatir aktivitas pembuatan cor beton untuk proyek akan merusak infrastruktur jalan. Dipastikan nantinya tiap hari akan nada hilir mudik truk yang membawa cor beton.

“Jelas kita menolak, kades harus menghentikan sewa menyewa lapangan,” ujar Hadris.

Terpisah, Kades Canden, Joko Mulyono mengatakan, lapangan tersebut telah disewakan kepada pelaksana proyek jalan tol selama tiga tahun senilai Rp 120 juta. Uang sewa tersebut, akan digunakan untuk merenovasi bangunan TK Pertiwi desa setempat. Terkait penolakan warga, pihaknya akan segera menjelaskan kepada masyarakat.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge