0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Maraknya Kaset Bajakan Sudah Memprihatinkan

ist
Ketua DPC PAPPRI Boyolali, Rima Kusumawati (ist)

Boyolali — Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, Pemusik (PAPPRI) Boyolali prihatin dengan maraknya kaset bajakan yang dijual bebas. PAPPRI akan bekerjasama dengan penegak hukum untuk meminimalisir peredaran kaset bajakan.

“Iya, salah satu visi misi kami menekan peredaran kaset bajakan, ini salah satu pelecehan terhadap profesi,” kata Ketua DPC PAPPRI Boyolali, Rima Kusumawati, Minggu (24/4).

Selain itu, pihaknya juga akan lebih meningkatkan profesionalisme antara pencipta lagu, pemusik dan penyanyi agar tercipta karya seni yang handal. Seringkali, lanjut Rima, banyak lagu bagus yang berhasil dinyanyikan oleh penyanyi yang mumpuni, namun banyak pula lagu bagus yang kurang karena penyanyinya kurang menguasai skill bernyanyi.

Sehingga pencipta lagu, pemusik, dan penyanyi, harus benar-benar professional dan bersatu agar karya yang dihasilkan bisa ikut menjaga kondusifitas bangsa menuju kesejahteraan.

“Kita juga akan melakukan kerjasama dengan pemerintah,” tambahnya.

Sementara itu, mewakili Bupati Boyolali, Seno Samodro, Sekda Sri Ardiningsih menyatakan Pemkab Boyolali sejak lima tahun lalu, terus berupaya menempatkan sektor kesenian dan kebudayaan secara proporsional sesuai anggaran daerah. Salah satunya dengan mengirim duta seni ke luar negeri. Pemkab juga menyiapkan panggung setiap pekan untuk menampung kreativitas masyarakat.

“Kami ajak PAPPRI untuk ikut berpartisipasi dalam memajukan kesenian di Boyolali,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge