0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pangeran Albert II Monaco Puji Wonderful Indonesia

www.kemenpar.go.id
Logo Wonderful Indonesia (www.kemenpar.go.id)

Timlo.net – Malam Persahabatan Indonesia-Monaco di Monte Carlo pada Rabu (20/4) lalu diharapkan bisa mempererat hubungan bilateral dua negara. Kepala Negara Monaco, Pangeran Albert II memuji pamor Wonderful Indonesia.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menghadirkan Paulus Surya Orchestra & Vocalia Dari Semarang, dengan 10 musisi dan 5 penari. Dia menampilkan musik dan tari daerah Nusantara, dengan pakaian adat Bali yang eksotik.

Medley lagu-lagu asli Eropa dimainkan dengan apik, diantaranya O Bambino Caro. Lagi kesukaan Ibunda Pangeran Albert II, yang membuatnya terpana dan sangat menikmati. Disamping orkestra, juga ditampilkan pameran seni tekstil Indonesia oleh desainer ternama, Oscar Lawalata dan kreasi seni Indonesia.

Pameran Oscar Lawalata menampilkan 60 koleksi pribadi tekstil klasik Indonesia dari berbagai daerah yang dipamerkan di Galeries Cristal Hotel Fairmont Monte Carlo.

“Acara berlangsung heboh, sukses, Pangeran Albert II memuji acara ini. Salam Wonderful Indonesia,” kata Sekretaris Kementerian Pariwisata (Seskemenpar), Ukus Kuswara, seperti rilis yang diterima Timlo.net, kemarin.

Sehari sesudahnya, 21 April 2016, dilanjutkan dengan business meeting di hotel yang berada di lokasi yang sama. Delegasi Indonesia dipimpin Ukus Kuswara, Ketua Pokja Percepatan Pengembangan 10 destinasi pariwisata nasional, Hiramsyah Sambudhy Thaib, dan Staf Ahli Menteri Perdagangan bidang hukum dan kerjasama antarlembaga, Salomo Damanik.

Dubes RI, Hotmangaradja Pandjaitansecara khusus mengundang para investor Monaco untuk mengunjungi Indonesia dan berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang tengah dirancang di 10 top destinasi nasional.

Monaco, kata Hotmangaradja Pandjaitansecara, adalah negara dengan benchmark tinggi di bidang Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions (MICE) dan hospitality. Monaco sukses menjadi tuan rumah berbagai kegiatan dan pertemuan internasional.

Bali punya Nusa Dua, seluas 350 hektare yang menjadi tempat yang representatif untuk MICE. Ibu Kota Jakarta tentu juga lengkap dengan semu fasilitas itu. Kini ada Bintan, yang sudah mulai dipasarkan sebagai kota yang layak untuk penyelenggaraan MICE.

Perdagangan Indonesia dan Monaco menunjukkan peningkatan yang sangat dinamis. Ini terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan Monaco ke Indonesia yang terus bertambah.

Sejak 2015, Indonesia telah menerapkan kebijakan Bebas Visa Kunjungan kepada Pemegang Paspor Monaco. Kepangeranan Monaco adalah negara berbentuk Monarki Konstitusional yang terletak di kawasan Cote d’Azur berbatasan langsung dengan Prancis dan Italia.

Sebanyak 60 persen penduduk Monaco merupakan WN Prancis dan sisanya penduduk asli (Monegasque) dan WN Italia. Perekonomian Monako banyak bergantung pada pariwisata dan industri perbankan atau finance.(*)

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge