0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir di Karawang

Rumah Terendam, Ratusan Warga Masih Ngungsi di Masjid

dok.merdeka.com
Banjir di Karawang (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Memasuki hari ketiga, banjir masih merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Teluk Jambe Barat, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (23/4). Seperti yang terjadi di Desa Karang Ligar hari ini.

Namun dari pantauan merdeka.com, ketinggian banjir mulai surut, dari semula ketinggian banjir yang mencapai 3 meter, kini rata-rata hanya 50 hingga 80 centimeter.

Sebagian warga yang semula menempati pengungsian seperti gedung sekolah dan mesjid, mulai kembali untuk memeriksa kondisi rumah dan harta benda milik mereka.

“Barang-barang pada kotor setelah terendam, sebagian rusak dan tidak bisa digunakan terutama barang elektronik,” kata salah seorang warga korban banjir, Ata.

Pria 46 tahun tersebut juga mengaku, akibat banjir sejumlah harta benda miliknya hilang kemungkinan terbawa hanyut.

Meski banjir mulai surut, namun warga mengaku belum berpikir untuk kembali ke rumah, karena khawatir terjadi banjir susulan. Mengingat kondisi debit air di dua aliran sungai yaitu Cinbeet dan Citarum yang masih besar.

“Airnya masih meluap, ya kalau benar-benar sudah kering mungkin baru pulang ke rumah,” ujar Ata.

Ada hal yang ironis dalam peristiwa banjir yang di Kabupaten Karawang. Pasalnya selama hampir 3 hari warga mengungsi mereka sama sekali tidak tersentuh bantuan, mulai dari penyediaan lokasi pengungsian, hingga kebutuhan warga seperti makanan dan air bersih.

“Warga di sini kalau banjir ngungsi ya di mesjid dan sekolah yang tidak kebanjiran,” tutup Ata.

[war]
Sumber: merdeka.com
Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge