0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mahout Belajar Melatih Gajah Angkat Kaki

Suasana praktek pelatihan perawatan gajah di TSTJ (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Sebanyak 28 mahout atau pawang gajah dari berbagai lembaga konservasi di seluruh Indonesia mengikuti pelatihan perawatan gajah di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Jumat (22/4). Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Perhimpuan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) untuk meningkatkan kapasitas mahout melaksanakan tugasnya.

“Bagaimana caranya gajah tidak merasa terkekang, merasa hidup di alam bebas meskipun mereka dipelihara di kebun binatang,” kata salah satu instruktur, drh Wisnu Wardana di sela-sela kegiatan.

Pelatihan tersebut dipandang perlu karena gajah merupakan salah satu binatang yang cukup banyak menimbulkan korban jiwa. Lebih dari 2 ribu jiwa yang mati setiap tahunnya karena amukan mamalia darat terbesar itu. Materi yang diberikan pun cukup lengkap meliputi pengecekan kehamilan, pemberian vitamin, dan perawatan kesehatan. Untuk perawatan kuku, para mahout diajari cara melatih gajah agar mengangkat kakinya. Trik ini penting untuk mengambil gangguan seperti kaca atau paku yang tertancap ke kaki gajah.

“Kalau gajah tidak terlatih, bisa makan waktu berjam-jam untuk mengatasi itu. Kalau gajah terlatih, beberapa menit bisa diatasi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Penelitian PKBSI, Ligaya Tumbelaka menerangkan PKBSI tengah memfokuskan program pelatihan untuk peningkatan sumber daya manusia. Sebelumnya, PKBSI telah menggelar pelatihan untuk keeper atau penjaga kandang.

“Ke depan rencananya akan kita adakan pelatihan untuk dokter hewan dan direksi lembaga konservasi,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge