0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mabuk di Komplek Kabupaten, Tiga Remaja Dihukum Push Up

dok.timlo.net/nanin
Petugas mengamankan pemabuk (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Nekat mabuk di Komplek Perkantoran Terpadu Kabupaten Boyolali, tiga remaja diamankan Satpol PP. Petugas langsung memberikan pembinaan dan memberikan hukuman push up.

Tiga remaja yang diamankan karena mabuk di belakang kantor bupati, pertama kali diketahui dari CCTV yang berada di ruang ajudan bupati. Ketiganya terlihat nongkrong namun karena mencurigakan. Ajudan kemudian melapor ke Satpol PP. Setelah didatangi petugas, ketahuan kalau mereka sedang mengelar pesta miras jenis ciu yang dikemas dalam botol air mineral.

Ketiganya, Febriana Susanto (20), warga RT 003/RW 001 Desa Cepogo, Kecamatan Cepogo, Sigit Purnomo (22), warga Gedangan Cepogo, dan Purwanto (22), warga Kebonbimo, Boyolali Kota. Menurut pengakuan, ketiganya tiba di komplek kabupaten, Jumat (22/4) pagi.

“Langsung kita lakukan pembinaan dan sedikit hukuman fisik, biar mereka jera,” kata Komandan Pleton Satpol PP Boyolali, Tri Hartono.

Pihaknya sangat menyayangkan tindakan ketiga remaja tersebut, apalagi aksi mabuk-mabukan digelar saat jam kerja. Mereka dianggap tidak menghargai fasilitas publik yang disediakan pemerintah. Diakui, pihaknya tidak hanya sekali ini menangkap pemabuk di komplek kabupaten.

“Mungkin mereka mengira komplek kabupaten, alun-alun, tidak ada yang menjaga, jadi seenaknya sendiri,” tambahnya.

Di sisi lain, Penyidik PNS Satpol PP, Tri Joko, menjelaskan, selama ini pihaknya selalu membina remaja-remaja yang nekat melakukan tindakan menganggu ketertiban. Salah satu bentuk pembinaan yang paling efektif adalah mengajak mereka bekerja sama menjaga ketertiban umum di komplek tersebut.

“Kalau ada yang melihat aksi mabuk-mabukan, langsung laporkan ke kami, nanti kita beri hadiah uang,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge