0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

30 PGOT Terjaring Razia, 15 Dikirim ke RS Jiwa

dok.timlo.net/tarmuji
Anak jalanan terjaring razia Satpol PP Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Puluhan gelandangan, pengemis dan orang telantar (PGOT) terjaring razia yang dilakukan Satpol PP dan Dinas Sosial(Dinsos) Wonogiri. Mereka pun langsung dikirim ke panti rehabilitasi.

“Selama periode Maret hingga April, kita sudah melakukan razia tiga kali. Hasilnya 30 PGOT terjaring,” ungkap Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Wonogiri, Suwartono, Jumat (22/4).

Razia gabungan tersebut dilakukan tidak hanya di dalam kota saja, namun menyasar di daerah pinggiran di 25 kecamatan. Mereka yang terjaring razia langsung digelandang ke Kantor Dinsos untuk dilakukan pendataan.

“Ada sekitar 15 PGOT yang terjaring razia langsung kita kirim ke rumah sakit jiwa, dan sisanya kita data kemudian dikembalikan kepada keluarganya,” ujarnya.

Meningkatnya gelandangan dan pengemis akhir-akhir ini, memaksa Pemkab Wonogiri turun tangan. Selain meresahkan warga, aktivitas mereka pun dinilai mengurangi keindahan kota.

“Selain ada kelihan warga masyarakat,razia ini sudah menjadi agenda rutin kita,” katanya.

Kasatpol PP Wonogiri Waluyo menambahkan, pihaknya secara rutin merazia sejumlah anak jalanan yang kerap mangkal di sejumlah lampu merah, termasuk di Bangjo Ponten dan Bangjo Pokoh.

“Hampir setiap hari kita terjunkan anggota kita patroli,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge