0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bulog Diminta Terbuka Saat Penyerapan Gabah Petani

timlo.net/putra kurniawan
Anggota TNI dampingi petani jual hasil panen ke Bulog (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Satgas Serapan Gabah Petani (Sergap) yang beranggotakan, Dinas Pertanian dan Kodim 0726 Sukoharjo, mendampingi petani saat penyerapan hasil panen oleh Bulog di Kecamatan Polokarto. Hal ini untuk membantu petani dalam menjual hasil panen agar tidak jatuh ke tangan tengkulak nakal.

“Tujuannya, agar hasil panen petani tidak dijual ke luar daerah dengan penawaran tinggi, tetapi kemudian setelah diolah dikembalikan lagi untuk dijual dengan harga lebih tinggi. Ini tentunya sangat merugikan petani dan masyarakat,” kata Komandan Kodim 0726 Sukoharjo, Letkol Inf Taufan Widiantoro, Kamis (21/4).

Perum Bulog diminta terbuka dalam melakukan penyerapan hasil panen petani dengan membuat berita acara jika gabah tidak sesuai dengan standar mutu yang ditentukan. Namun, jika ternyata kualitas sudah sesuai dengan kadar air yang masuk dalam batas toleransi wajib dibeli oleh Perum Bulog dengan harga standar.

Sehingga diharapkan gabah hasil panen dari petani di Sukoharjo tidak lari ke tengkulak dari luar darah. Pasalnya, mereka sering membeli dengan harga murah sejak masih dalam hamparan, dan itu diakui petani sangat membantu mereka karena tidak khawatir hasil panen mereka tidak terjual.

“Ini yang menyebabkan petani lebih memilih tengkulak bahkan menyebut tengkulak dewa penyelamat bagi petani, lalu Bulog dimana? Inilah yang kita coba jembatani dengan Satgas Sergap agar petani lebih sejahtera,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge