0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Alokasi Anggaran Untuk Difabel Harus Ditambah

istimewa
Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Klaten Purwanto Anggono Cipto, dalam launching Inklusi Center di Kantor Kecamatan Karanganom. ( istimewa)

Klaten — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mengapresiasi langkah pemerintah kecamatan Karanganom mengalokasikan anggaran dana desa bagi penyandang difabel. Bahkan mulai tahun depan pemkab menyarankan agar menambah alokasi anggaran menjadi dua persen dari APBDes.

“Karanganom ini sebagai percontohan di Kabupaten Klaten sebagai kecamatan inklusi. Harapan kami di tahun anggaran yang akan datang ditingkatkan,” kata Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Klaten Purwanto Anggono Cipto, Kamis (21/4).

Dalam kegiatan launching Inklusi Center di Aula Kantor Kecamatan Karanganom itu, dia berujar, RSUD Bagas Waras juga siap berpartisipasi untuk menumbuhkan semangat difabel dan mewujudkan kemandirian.

Selain itu, akses ramah difabel juga akan diterapkan di seluruh gedung milik Pemkab Klaten. Pasalnya, ia menyebutkan, secara hitungan kasar data difabel Klaten mencapai 10 ribu orang.

”Secara bertahap akses (difabel) di layanan publik kami perhatikan. Seperti di pemda sendiri ram naik itu belum semua ada. Maka perlu penyesuaian. Nanti kami imbau untuk menyesuaikan termasuk gedung lainnya. Karena, itu amanah Perda jadi harus konsisten ditindaklanjuti,” sebut Purwanto AC.

Sementara itu, Camat Karanganom, Slamet Samudro Karyadi menyatakan, 19 desa yang ada di Karanganom bersedia mengalokasikan anggaran Rp 5 juta untuk memperkuat kemandirian kegiatan difabel.

“Berdasarkan pendataan terakhir yang dilakukan kecamatan ada 3.900 disabilitas di Kecamatan Karanganom. Karena itu, pemerintah kecamatan menginisiasi pembentukan Inklusi Center di aula Kecamatan yang bisa digunakan setiap Sabtu untuk terapi dan pengobatan,” kata Slamet Samudro.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge