0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ribuan Ijazah Siswa SMA Tertahan di Sekolah, Pemkot Cari Solusi

dok.timlo.net/ichsan rosyid
Penyerahan ijazah (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Ribuan ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat masih tertahan di sekolah-sekolah. Hal itu disebabkan banyaknya warga yang belum melunasi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan Sumbangan Pengembanan Sekolah (SPS). Permasalahan tersebut berlangsung puluhan tahun sehingga dinilai perlu adanya solusi jitu untuk mengatasinya.

“Makanya ini akan kita rumuskan bagaimana supaya tidak ada lagi ijazah yang ditahan sekolah,” kata Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, Kamis (20/4).

Jumlah ijazah yang belum tersalurkan sampai saat ini belum bisa dipastikan. Kendati ada imbauan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo kepada sekolah-sekolah untuk tidak menahan ijazah dengan alasan belum melunasi biaya pendidikan, masih saja ada sekolah yang nekat melakukannya. Permasalahan tersebut cukup pelik lantaran pemerintah tidak bisa memaksa sekolah swasta untuk tidak menahan ijazah.

“Kita juga tidak bisa membantu dengan APBD karena regulasi tidak memungkinkan. Sementara sekolah swasta ini kan harus dihidupi. Kalau sekolah negeri tidak masalah. Bisa kita komunikasikan dengan pihak sekolah,” kata Rudy, sapaan akrab Walikota Solo.

Sebelumnya, kalangan DPRD Solo mempertanyakan adanya 925 ijazah SMA/SMK/MA negeri yang belum tersalurkan dalam tiga tahun terakhir. Jumlah tersebut belum termasuk ijazah yang ditahan sekolah swasta. Padahal berdasarkan informasi dari Disdikpora, ada ijazah yang tertahan di sekolah sejak tahun 1973 sampai sekarang.

“Yang dari tahun 80-an dan 90-an juga masih banyak. Kita juga sulit menyalurkan karena penerima ijazah sulit dihubungi,” kata Kepala Disdikpora Solo, Etty Retnowati.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge