0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Google Doodle Rayakan Hari Kartini ke-137

Doodle Kartini. ()

Timlo.net—Google merayakan Hari Kartini ke-137 dengan sebuah doodle di halaman utama situs mereka. Doodle itu berupa sketsa sosok R.A Kartini memegang buku di sekitar bingkai yang membentuk huruf O.

Sosok Raden Adjeng Kartini, yang lahir pada 21 April 1879, dianggap sebagai simbol emansipasi oleh bangsa Indonesia dan diangkat menjadi pahlawan nasional. Kartini menjadi istri dari bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat.

Berkat latar belakang keluarganya, Kartini memiliki hak istimewa untuk mengenyam pendidikan mulai dari sekolah dasar. Setelah itu dia dipingit, tradisi Jawa kuno di mana para gadis dikurung di dalam rumah untuk dipersiapkan untuk pernikahan. Akan tetapi, niat R.A Kartini untuk belajar tetap kuat. Dia terus belajar lewat buku-buku dan surat-surat yang dia terima dari teman-temannya. Dia juga belajar beberapa bahasa asing.

Dari surat-surat yang dia kirim kepada teman-temannya korespondensinya dari Belanda, Kartini memiliki keinginan supaya para wanita di Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan. Ideologi yang dimiliki oleh puteri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat itu juga ingin menghapus kesenjangan sosial yang ada di negara ini. Dia lantas mendirikan sekolah untuk para gadis supaya mereka bisa belajar dan mengembangkan karakter-karakter wanita Indonesia.

Kartini meninggal pada 17 September 1904, beberapa hari setelah melahirkan puteranya, Soesalit Djojoadhiningrat. R.A Kartini meninggal di usia 25 tahun. Setelah dia wafat, salah satu teman korespondensinya, Rosa Abendanon mengumpulkan surat-surat yang pernah dikirim Kartini dan menjadikannya sebuah buku yang sekarang dikenal dengan judul “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

(Berbagai sumber)

 

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge