0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Budi Waseso Marah Ada Petinggi BNN Kepergok di Tempat Hiburan Malam

Budi Waseso (merdeka.com)

Timlo.net – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menyayangkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara Kombes Pol Elly Djamaludin terjaring razia narkoba di sebuah tempat karaoke bersama wanita penghibur pada Senin (18/4) malam. Elly yang seharusnya memimpin pemberantasan narkoba, justru telah mengkhianati dan melanggar Kode Etik BNN maupun anggota Polri.

“Apa yang dia lakukan itu telah melanggar kode etik dan mengkhianati instansi,” kata Budi Waseso, Rabu (20/4).

Mantan Kabareskrim ini menegaskan, apa yang dilakukan oleh Elly itu sangat tak terpuji. Sangat tidak mencerminkan kode etis, jika seorang polisi apalagi pria beristri menghadiri tempat seperti itu disertai dengan beberapa minuman beralkohol yang ada di meja yang bersangkutan.

“Saat ini yang bersangkutan sudah dinonaktifkan dari jabatannya, namun bisa saja sanksi terberatnya dia akan dipecat dan diberhentikan dari keanggotaan,” jelas Budi Waseso.

Elly pun sudah menjalani proses pemeriksaan. Budi Waseso tak segan-segan memecat Elly jika terbukti bersalah.

Ketegasan Budi Waseso ini tak hanya dilakukan kepada anak buahnya. Sejak menjabat sebagai Kepala BNN, Budi Waseso semakin menunjukkan taringnya dan tak pandang bulu menyikat siapa saja yang menjadi budak narkoba.

Sebut saja gebrakan Budi Waseso saat menyikat Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Noviadi atau Novi ketika tengah asyik pesta narkoba. Sang bupati menikmati barang haram itu bersama rekan-rekannya di kediamannya Jalan Musyawarah III Ogan Ilir, Minggu malam, pertengahan bulan Maret lalu.

Budi Waseso ingin kasus ini menjadi pelajaran bagi kepala daerah yang doyan mengonsumsi narkoba. Menurut Budi, tindakan tegas dilakukan karena Novi merupakan figur yang menjadi panutan masyarakat, parahnya lagi Novi baru dilantik satu bulan yang lalu.

Jenderal polisi yang akrab disapa Buwas ini menambahkan, tidak menutup kemungkinan bahwa terdapat oknum dari pejabat dan kepala daerah juga yang menggunakan narkoba.

“Masih beberapa (pejabat) pantauan BNN,” imbuhnya.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge