0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tebus Ijazah 90 Siswa SMA/SMK, Walikota Pakai Uang Pribadi

Penyerahan ijazah secara simbolis oleh Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo kepada siswa SNK, di Bale Tawangarum (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menyerahkan bantuan dana pendidikan untuk 90 siswa SMA dan SMK di Bale Tawang Arum, Balaikota Solo, Kamis (21/4). Bantuan tersebut digunakan untuk menebus ijazah siswa yang tertahan di sekolah lantaran belum melunasi SPP.

“Sementara sedikit dulu karena pemerintah belum menganggarkan untuk ini,” kata Rudy –sapaan akrab Walikota Solo, usai acara penyerahan ijazah.

Dari 90 siswa tersebut, 62 di antaranya merupakan siswa SMK negeri. Sedangkan 28 siswa dari sekolah swasta. Untuk menebus ijazah para siswa tersebut, Walikota menghabiskan dana sekitar Rp 57 juta yang diambilkan dari uang pribadinya.

“Untuk sekolah negeri tidak ada masalah. Kita bisa langsung campur tangan karena masih milik pemerintah. Tapi untuk sekolah swasta, pemerintah tidak bisa membantu dari APBD karena statusnya swasta,” terangnya.

Rudy meyakini banyak murid sekolah swasta yang ijazahnya masih tertahan di sekolah karena menunggak SPP dan uang gedung. Pasalnya, kebanyakan murid sekolah swasta merupakan kalangan menengah ke bawah yang tidak lolos seleksi masuk sekolah negeri.

“Ini nanti akan kita bicarakan dengan sekolah-sekolah swasta. Bagaimana solusinya,” kata dia.

Di lain pihak, salah satu orang tua murid yang menerima ijazahnya hari ini, Wigati, mengaku bantuan Walikota tersebut sangat meringankan bebannya. Sejak anaknya duduk di bangku kelas 2 SMK, ia kesulitan membayar biaya pendidikan lantaran suaminya sakit dan tidak bisa bekerja.

“Saya sangat berterima kasih dengan bantuan ini. Soalnya anak saya dua orang lulus SMK jadi untuk nebus ijazah mereka juga berat,” ucapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge