0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Punya Identitas Ganda, Anggota DPRD Sragen Dipolisikan

dok.timlo.net/agung widodo
Anggota DPRD Sragen, Joko Setyawan (kacamata) (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Anggota DPRD Sragen, Joko Setyawan, asal dari Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Sragen dilaporkan warga ke polisi. Pasalnya, Joko diduga mermiliki dokumen identitas ganda, baik Kartu Tanda Penduduk (KTP) ataupun Kartu Keluarga (KK).

“Untuk alamat di Jatibatur, Kecamatan Gemolong status pekerjaan swasta. Sedangkan dengan alamat Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang tercatat anggota DPRD. Kedua dokumen itu sendiri juga memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) berbeda. Maka dengan temuan itu, kami laporkan ke pihak kepolisian,” kata pelapor, Pariyo, Rabu (20/4).

Pariyo menyampaikan, alasan pelaporan ke polisi, karena dengan kepemilikan dokumen ganda tersebut dinilai melanggar tindak pidana dengan menyalahgunakan dokumen negara. Karena dari hasil temuannya, anggota dewan bersangkutan memang memiliki identitas nama sama, namun dengan alamat dan pekerjaan berbeda.

Menurut Pariyo, dokumen identitas ganda tersebut diduga bisa disalahgunakan. Pelaku bisa dijerat dengan UU No 23 tahun 2006 tentang Kependudukan. Dalam pasal 93 disebutkan, setiap penduduk dengan sengaja memalsukan data/dokumen bisa dipidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 50 juta.

Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo saat dikonfirmasi belum menerima laporan soal kepemilikan KTP/KK ganda tersebut. Namun pihaknya mengatakan selama belum disalah gunakan untuk kepentingan pribadi, tidak menjadi prioritas.

”Kalau ada laporan soal identitas ganda, saya belum tahu, belum cek di kantor. Tapi selama tidak digunakan untuk kepentingan yang menguntungkan atau bermaksud untuk tindakan kejahatan tidak terlalu dipersoalkan,” kata Kapolres.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge