0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sudah Lelang, Desain Sky Bridge Direvisi

dok.timlo.net
Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Soedrajat (dok.timlo.net)

Solo – Desain jembatan layang untuk pejalan kaki atau sky bridge yang menghubungkan Stasiun Balapan dan Terminal Tirtonadi kembali mengalami revisi. Perubahan desain meliputi lebar jalur dan desain atap sky bridge.

“Tadi kami sudah presentasikan kepada Walikota, beliau minta ada sedikit revisi,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Solo, Yosca Herman Sudrajat, Rabu (20/4).

Ia menerangkan, menurut desain awal, sky bridge memiliki lebar jalur tiga meter dikurangi pagar sehingga menjadi 2,7 meter. Jalur tersebut akan ditambah menjadi tiga meter penuh. Selain itu, desain atap yang sebelumnya atap miring satu sisi akan diganti dengan atap model pelana. Atap yang tadinya hanya miring ke satu sisi, diubah jadi miring dua sisi dengan titik tertinggi di tengah.

“Selebihnya tidak ada perubahan. Tetap pakai satu penyangga. Panjangnya juga tetap,” terangnya.

Proyek Kementerian Perhubungan senilai 21,6 Miliar itu saat ini sedang menjalani proses lelang di Kemenhub. Dengan tenggat waktu yang kian dekat, proses lelang akan dipercepat sehingga pengerjaan fisik dapat segera dilaksanakan. Herman memperkirakan pembangunan sudah bisa dimulai akhir Mei mendatang.

“Ini harus cepat karena waktunya hanya 6-7 bulan,” kata dia.

Tentang tujuan pembangunan sky bridge, ia menerangkan agar pengguna transportasi umum dapat dengan mudah berpindah dari kereta api ke bus atau sebaliknya. Selain itu, nantinya sky bridge juga akan dilengkapi dengan kios-kios pedagang oleh-oleh dan makanan ringan untuk masyarakat yang ingin menikmati makanan sambil berjalan-jalan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge