0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tolak TPA, Warga Kembali Gerudug DPRD

Aksi demo penolakan pembangunan TPA Troketon di depan Gedung DPRD Klaten oleh warga tiga desa di Kecamatan Pedan (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Gabungan masyarakat dari tiga desa di Kecamatan Pedan, kembali mendatangi Gedung DPRD Klaten, Rabu (20/4). Aksi demo warga dari Desa Troketon, Kaligawe, dan Kalangan ini kembali menyuarakan penolakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Troketon.

“Kami kembali kesini (DPRD) untuk mempertegas penolakan pembangunan TPA Troketon,” ujar koordinator aksi, Sutrisno, Rabu (20/4).

Menurut dia, pada aksi demo pertama awal Maret (2/3) lalu, disepakati agar dinas terkait melakukan sosialisasi pembangunan TPA berikut paparan dasar hukumnya. Namun hingga saat ini DPU Klaten belum mensosialisasikannya.

Selain itu, jarak lokasi TPA Troketon ke pemukiman warga Desa Kaligawe sangat dekat. Bahkan jalan di kampung menjadi rusak berat lantaran sering dilalui truk pasir yang mengangkut pasir hasil pengerukan di TPA.

“Jelas ingkar. Katanya sanggup memberikan bukti ijin tahun 2011, lalu ijin tahun 2015, lalu penetapan zona merah itu yang menetapkan siapa. Katanya semuanya sudah ada, tapi kami cek (dokumen) di kecamatan tidak ada. Untuk pengerukan itu jalan menjadi rusak hancur tidak ada perbaikan,” ungkap Sutrisno.

Berbeda dengan aksi demo pertama yang sempat audensi dengan Komisi III, kali ini warga hanya ditemui Sekretaris DPRD (Setwan) Klaten Sapto Aji dan Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pekerjaan Umum Energi dan Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) Klaten Anwar Shodiq. Sebab, seluruh anggota DPRD Klaten sedang reses di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge