0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Modus Baru, Selundupkan Sabu-Sabu ke Dalam Pisang

Kasat Narkoba Polres Klaten AKP Danang Eko Purwanto menunjukkan barang bukti pisang kepok sebagai sarana menyimpan sabu (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Klaten menemukan modus baru dalam peredaran Narkoba. Hal itu terungkap dalam gelar perkara Operasi Bersinar (Berantas Sindikat Narkoba) Candi 2016, Rabu (20/4) di Mapolres Klaten.

“Modus tersangka ini memasukkan sabu ke dalam pisang kepok sebelum diedarkan. Dia ditangkap sebelum berlangsungnya Operasi (Bersinar),” kata Kasat Narkoba Polres Klaten AKP Danang Eko Purwanto, Rabu (20/4).

Dari rilis diterima Timlo.net, tersangka pemakai sekaligus pengedar barang haram ini bernama Petrus Damianus Mulyana (49) warga Dukuh Karangwetan, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum. Untuk mengelabui petugas, dia memasukkan sabu seberat 0,15 gram kedalam pisang kepok.

“Dari pengakuan tersangka, sebelum dimasukkan dalam pisang, sabu dibungkus dengan plastik kecil. Dengan menggunakan sedotan, baru kemudian dimasukkan ke dalam pisang kepok,” beber AKP Danang.

Diterangkan, sebelum digelar Operasi Bersinar Candi 2016, pihaknya menangkap tujuh tersangka dalam lima kasus narkoba. Adapun total barang buktinya yang disita mencapai 1,81 gram sabu.

“Dalam beberapa kasus Narkoba yang kita ungkap ini, terungkap dua jaringan pengedar yakni jaringan dari Solo dan Lapas Nusakambangan. Sedangkan untuk semua tersangka saat ini sudah dalam proses,” terang dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge