0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Alasan Museum Radya Pustaka Tutup Tiga Hari

Gerbang masuk Museum Radya Pustaka tertutup rapat di jam operasional (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo —  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo mengklarifikasi terkait tutupnya Museum Radya Pustaka selama tiga hari, Rabu (13/4) hingga Jumat (15/4) April. Mereka beralasan, sejumlah karyawan museum waktu itu sedang berhalangan hadir lantaran adanya agenda di luar kota.

“Tiga karyawan ke Semarang karena mengurus suatu hal, dan satu karyawan berhalangan hadir karena ada keluarganya yang meninggal. Jadi, pihak museum berinisiatif untuk libur selama tiga hari,” terang Kepala Disbudpar Solo, Eny Tyasni Suzana, Rabu (20/4).

Disinggung terkait perihal ketiga karyawan yang mengurus hal khusus di Semarang, Eny mengaku lantaran ada kepentingan dengan pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya di Semarang. Terkait hal mendasar lainnya, pihaknya juga kurang mengetahui.

Dewan Pembina Museum Radya Pustaka Solo, KGPH Dipokusumo membenarkan perihal tersebut. Memang, pihaknya sedang mengalami masalah kendala dana pengelolaan museum. Namun, bukan factor tersebut yang mengakibatkan museum tertua di Indonesia ini tutup.

“Bukan masalah itu (karyawan yang belum digaji —Red), melainkan ada masalah lain,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, banyak masyarakat yang hendak mengunjungi museum yang terletak di kompleks Sriwedari ini tutup selama tiga hari. Mereka beranggapan, dana pengelolaan museum menjadi persoalan utama ditutupnya Museum Radya Pustaka.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge