0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dipecat PKS, Fahri Hamzah Pindah ke Demokrat?

dok.merdeka.com
Fahri Hamzah (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan seolah sedang janjian bertemu dengan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, di Ruang Wartawan DPR, Senayan, Jakarta. Syarif datang lebih awal dan terlibat perbincangan ringan dengan beberapa wartawan.

Namun tiba-tiba Fahri muncul mendekat ke Syarif. Setelah saling berjabat tangan, keduanya melanjutkan obrolan dengan hangat.

“Kalau kader seperti begini, harganya mahal,” kata Syarief sambil terkekeh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/4).

“Biaya transfer mahal? Ronaldo atau Messi nih? Kita lagi banyak olahraga mental ini,” timpal Fahri becanda.

“Tapi teruji,” tukas anggota Komisi I DPR tersebut.

“Saya ini kan tetangga Pak SBY. Saya mau ketemu beliau bersama Pak Syarief. Mohon waktu. Saya mau cerita,” ujar politikus PKS itu.

Kemudian mereka berdua saling bertukar nomor. Beberapa saat setelah itu Fahri menjelaskan jika tempat tinggalnya di Cibubur, sedangkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tinggal di Cikeas.

Dia mengaku sudah lama berkeinginan singgah di rumah SBY namun tak kunjung terlaksana. “Mumpung ada Pak Syarief siapa tau kita bisa ngobrol,” ucap Fahri.

Saat ditanya apakah Fahri akan curhat terkait masalahnya dipecat dari seluruh jenjang keanggotaan PKS, dia mengelaknya. Dia berujar akan membahas hal lain yang lebih besar. Fahri pun enggan menyatakan akan bergabung dengan Partai Demokrat.

“Beliau (SBY) ini mantan presiden dua periode. Apapun di dalam kepalanya ada ilmu yang besar tentang Indonesia. Memimpin Indonesia dan relatif kalau kita lihat namanya merangkak naik pada zaman beliau. Itu salah satunya karena kita kritik,” ungkapnya.

Pada era SBY, Fahri mengaku menjadi pengkritik keras kebijakan presiden ke-6 itu. Namun, kata dia, SBY justru memintanya terus mengkritik.

“Makanya waktu saya ketemu beliau (SBY) berkali-kali, itu, ‘Teruskan, dinda. Teruskan, dinda,'” kata Fahri menirukan bagaimana SBY memintanya terus mengkritik pemerintahan.

Namun sejauh ini Fahri belum bisa memastikan kapan akan bertemu dengan SBY. “Makanya Anda tahu kan 10 tahun Pak SBY memimpin, saya ini adalah tukang kritik Pak SBY dan alhamdulillah saya enggak ada masalah dan dia tahu bahwa kita anggota DPR,” pungkasnya.

Apakah Fahri Hamzah setelah dipecat dari PKS akan pindah ke Partai Demokrat? [ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge