0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jumlah Lembaga Keuangan Mikro Masih Minim

foto: Setyo
Wakil Kepala OJK Solo, Bambang Triono (kanan) (foto: Setyo)

Solo – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sederhanakan persyaratan untuk pendaftaran lembaga keuangan mikro (LKM). Hal itu dilakukan karena jumlah LKM masih minim.

“Total LKM secara nasional masih minim. Bahkan yang ada di Soloraya baru ada empat LKM, itupun hanya di Wonogiri. Padahal potensi di Jawa Tengah cukup tinggi atau mencapai ribuan,” ujar Wakil Kepala OJK Solo, Bambang Triono, kemarin.

Dikatakan dia, minimnya jumlah LKM karena dianggap para pelaku lembaga kredit akan mempersulit ruang gerak. Padahal itu tidak benar, mengingat LKM adalah syarat utama bagi setiap lembaga kredit daerah yang akan menyalurkan dan menghimpun dana dari masyarakat.

“Bahkan ke depan setiap bantuan dari pemerintah, mensyarakatkan setiap lembaga kredit harus mendapat pengukuhan menjadi LKM,” jelasnya.

Sementara itu, Pengawas Junior OJK Solo, Tri Wuryanto dalam kesempatan yang sama menambahkan, regulasi mengenai pendaftaran LKM sudah banyak penyederhanaan. Sehingga tidak memberatkan bagi para pelaku yang ingin mendaftar.

“Relaksasi kebijakan itu diatur dalam Peraturan OJK (POJK) 61/POJK.05/2015. Salah satu poinnya adalah pengajuan pendirian LKM gratis dan aset yang dimiliki bisa menjadi modal yang disetor bagi yang sudah berjalan,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge