0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Revitalisasi Keraton Belum Berjalan Maksimal

foto: Rosyid
Kori Kamandungan, Keraton Kasunanan Surakarta (foto: Rosyid)

Solo – Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-Pera) segera terealisasi. Prosesi wilujengan alias permohonan ijin kepada leluhur telah dilaksanakan Senin (18/4). Namun sayang perbaikan kompleks bangunan bersejarah di Solo itu belum bisa berjalan dengan cepat.

“Sebenarnya hari ini (Selasa) sudah mulai tapi belum bisa kerja penuh,” kata Koordinator Renovasi Keraton Kasunanan Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi, Selasa (19/4).

Ia menerangkan hal itu disebabakan adanya sejumlah agenda budaya di Keraton Kasunanan Surakarta yang diselenggarakan di tempat-tempat yang akan direnovasi.

“Itu nanti selesai minggu pertama bulan Mei,” kata dia tanpa merinci kegiatan tersebut.

Rencananya, proyek senilai Rp 6,3 Miliar itu bakal merevitalisasi enam titik di Keraton Surakarta. Lokasi tersebut adalah Supit Urang sampai Kori Brojonolo, Kori Kamandungan sampai Bale Rata, Bangsal Smarakata, Dalem Ageng Prabasuyasa, serta Kantor Kusuma Wandawa. Kondisi enam lokasi tersebut dinilai sudah sangat kritis sehingga perlu segera direnovasi.

Terpisah, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo menerangkan proses tender di pihak KemenPU-Pera telah usai. Selanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyerahkan proses revitalisasi kepada pihak Keraton Surakarta agar disesuaikan dengan kegiatan Keraton.

“Jadi supaya revitalisasi dan kegiatan di Keraton bisa sama-sama berjalan. Tidak saling mengganggu,” kata dia.

Pantauan Timlo.net di lapangan, belum tampak pengerjaan bangunan sama sekali di sekitar Keraton Kasunanan khususnya di Supit Urang, Kori Brojonolo, serta Kori Kamandungan. Aktifitas di Keraton pun masih berjalan normal seperti biasa.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge