0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kelompok Santoso Terus Menyusut

merdeka.com
Santoso (merdeka.com)

Timlo.net – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Tito Karnavian menyebut anggota kelompok Santoso semakin melemah karena perpecahan. TNI/Polri terus memburu kelompok teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) tersebut.

“Mereka melemah, mereka jadi lemah. Dari jumlahnya 41 orang sekarang 27 orang,” kata Tito, Selasa (19/4).

Tito menjelaskan, perpecahan tersebut karena anggota merasa tidak sejalan dengan ajaran Santoso, yakni setiap ditanya mengenai ayat yang diyakini mereka tak dapat penjelasan detailnya.

“Jadi Santoso in gagal brain wash mereka,” ungkapnya.

Tito memaparkan, anggota juga tak setuju dengan Santoso yang mengikutsertakan istrinya dalam jaringan tersebut. Sebab, sebelumnya ditegaskan tak boleh ada istri yang terlibat.

“Selain itu mereka juga mengalami kelaparan, jalur logistik mereka jadi berkurang, hilang, kelaparan jadinya mereka. Kemudian jalur informasi mereka jadi berkurang, mereka buta informasi di luar,” ungkapnya.

“Sementara tim kita di sana dari TNI-Polri aktif mengejar mereka, sehingga terjadi beberapa kali kontak tembak. Selama 2 bulan terakhir ini, sudah 14 orang yang berhasil diamankan baik hidup maupun meninggal,” tambahnya.

Dari yang hidup ini, lanjut Tito, pihaknya pun mendapat keterangan bahwa kelompok Santoso sudah sangat lemah, kekurangan logistik, moril mereka sudah jatuh sehingga terpecah dengan sendirinya.

“Santoso sendiri saat ini cuma 7 orang anggotanya dan dua di antaranya wanita. Kalau TNI-Polri mempertahankan posisi ini dan lebih menggiatkan operasi masuk ke hutan-hutan, saya yakin mereka cepat tertangkap,” tegasnya.

“Dalam perpecahan ini, ada kelompok dengan beberapa tokoh kecil, tapi masih di bawah Santoso. Sehingga mereka masih diorganisir Santoso. Kita sesegera mungkin tangkap mereka,” tutupnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge