0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walikota Semarang Nyekar ke Makam Sunan Bayat

dok.timlo.net/aditya wijaya
Rombongan Walikota Semarang Hendrar Prihadi melakukan ziarah ke makam Sunan Pandanaran di Bayat, Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran pejabat pemerintah kota (Pemkot) Semarang berziarah ke Makam Sunan Pandanaran atau Sunan Bayat. Sebab, tokoh penyebar agama Islam di Jawa itu merupakan putra dari bupati pertama Semarang, Ki Ageng Pandan Arang.

“Tradisi nyekar ini rutin digelar setiap tahun sebagai rangkaian peringatan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-469 Kota Semarang,” tutur Hendrar Prihadi, Selasa (19/4).

Rombongan dari Semarang ini terdiri dari 3 bus besar dan belasan mobil dinas atau pribadi. Tiba di Balai Desa Paseban, tidak seperti peziarah umumnya yang berjalan kaki menaiki ratusan anak tangga, Hendrar menaiki ojek motor melalui jalur alternatif menuju makam yang terletak di perbukitan Gunung Jabalikat ini.

“Wah kalau enggak ada tukang ojek ini, berat naiknya. Susah, harus ngos-ngosan. Peranan tukang ojek ini bagus sekali, bisa membantu warga yang mau nyekar,” celetuk Hendrar.

Dipimpin KH Said Al Masyhad, Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotus Saidiyyah Sukorejo, Gunungpati, Semarang, rombongan lantas mendaraskan dzikir tahlil di ruang Jerambah Agung makam Sunan Bayat. Selesai dzikir, Hendrar yang ditemani Wakil Walikota Semarang Hevearita G Rahayu lantas nyekar ke Makam Sunan Pandanaran.

“HUT Kota Semarang tiap tahun digelar upacara tanggal 2 Mei. Ya, kita berharap di HUT ke-469 ini Kota Semarang bisa lebih baik dan masyarakatnya guyub. Pelayanannya kepada masyarakat semakin meningkat,” ujar Hendrar didampingi istrinya Krisseptiana di kompleks makam.

Sementara, Bupati Klaten diwakili Camat Bayat Edy Purnomo, dalam kesempatan ini memberikan buku kenang-kenangan tentang sejarah Sunan Pandanaran.

“Ya, kita setiap tahun mendampingi rombongan Walikota Semarang ini. Dari acara ini tentunya kita berharap wisata makam Sunan Pandanaran ini semakin dikenal dan meningkatkan perekonomian warga,” ucap Edy.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge