0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bupati Wonogiri Ingin Wujudkan Swasembada Pangan

Bupati Wonogiri Joko Sutopo saat penyerahan bantuan Alsintan (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Dewasa ini kalangan petani terombang-ambing akibat harga panen yang tidak menentu, dan saat pemeliharaan distribusi pupuk tidak lancar. Hal inilah yang membuat keprihatinan Pemkab Wonogiri.

“Selain itu petani juga masih dibebani dengan biaya operasional yang sangat mahal, sehingga perlu solusi permanen,” ungkap Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Selasa (19/4).

Menurutnya, salah satu solusi yakni dengan penerapan teknologi tepat guna. Hal ini diyakini mampu menekan biaya operasional petani yang saat ini relatif mahal.

“Maka dengan bantuan Alsintan, diharapkan mampu mengurangi biaya tenaga kerja (tandur) maupun buruh derep (panen),” katanya.

Dikatakan, petani kecil yang angkanya sekitar 70 persen penduduk Wonogiri belum punya kemandirran, khususnya ketergantungan pada subsidi pupuk yang kurang lancar atau mahal saat musim pemupukan. Menurut Bupati Jekek, pihaknya butuh kebersamaan dengan petani atau Kelompok Tani (Klomtan) dalam mengupayakan stabilitas distribusi pupuk di daerah itu.

“Sehingga dengan kebersamaan itu target pemerintah dalam mencapai swasembada pangan dengan angka produksi 400 ribu ton di Wonogiri bisa terealisasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (PTPH) Wonogiri Safuan menambahkan, tahun ini ada bantuan 60 unit Alsintan bersumber dana dari APBN, terdiri dari 50 traktor dan 10 unit transplanter atau pemetik padi (gabah).

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge