0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dana Hibah untuk Museum Radya Pustaka Cair

dok.timlo.net/heru myrdhani
Anak-anak kunjungi Museum Radya Pustaka (dok.timlo.net/heru myrdhani)

Solo — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo memastikan dana hibah untuk Museum Radya Pustaka cair, hari ini, Selasa (19/4). Namun demikian, Komite Museum Radya Pustaka (KMRP) harus merevisi beberapa bagian proposal yang diajukan ke Disbudpar.

“Ada rasionalisasi yang harus dilakukan oleh pihak Museum. Tidak semua yang diajukan dalam proposal kita setujui,” kata Kepala Disbudpar Solo, Eny Tyasni Suzana.

Hanya sekitar 40 persen dari Rp 300 juta yang diajukan KMRP disetujui Disbudpar. Dana tersebut difokuskan untuk perawatan dan pengamanan koleksi serta operasional museum. Termasuk di dalamnya honor karyawan dan komite.

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menegaskan, prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Solo adalah pemeliharaan museum dan koleksinya. Sementara dana kegiatan kebudayaan museum lainnya belum bisa direalisasikan lantaran status museum yang belum berbadan hukum. Akibatnya, pencairan dana hibah berpotensi melanggar regulasi yang mengharuskan penerima dana hibah memiliki badan hukum.

“Itu yang direalisasi dulu, yang tidak bermasalah,” kata Walikota.

Sementara itu, Sekretaris KMRP, ST Wiyono menerangkan, pihaknya telah ditemui petugas Disbudpar untuk merevisi proposal. Ia pun memastikan dana hibah sudah bisa dicairkan hari ini.

“Sudah ada di DPPKA (Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset) Solo. Tinggal dicairkan. Tapi hari ini memang belum kita ambil,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge