0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Prof Nunuk Jadi Guru Besar UNS ke-177

dok.timlo.net/tyo eka
Prof Dr Nunuk Suryani MPd dikukuhkan sebagai Guru Besar UNS (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Prof Dr Nunuk Suryani MPd dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Sebelas Maret (UNS) ke 177, dalam Sidang Senat Terbuka UNS, di Auditorium UNS, Kampus Kentingan, Jebres, Solo, Selasa (19/4). Ia merupakan Guru Besar pertama Teknologi Pembelajaran Sejarah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS.

Dalam pidato pengukuhan Guru Besar, Nunuk menyatakan, pembelajaran sejarah mempunyai fungsi yang sangat penting, yaitu untuk menggugah kesadaran peserta didik tentang proses perubahan dan perkembangan masyarakat di masa lalu.

“Fungsi lainnya adalah untuk membangun perspektif serta kesadaran sejarah dalam menemukan, memahami dan menjelaskan jati diri bangsa di tengah perubahan dunia,” jelasnya.

Melalui pelajaran sejarah, menurut Nunuk, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kronologis dan pengetahuan tentang masa lampau yang dapat digunakan untuk menemukan dan menumbuhkan jati diri bangsa di tengah kehidupan masyarakat dunia yang bersifat multidimensional.

“Perubahan yang bersifat multidimensional yang sedang dan akan menyertai peralihan millennia ini,” paparnya.

Pembelajaran sejarah, menurut Nunuk, diharapkan dapat memberikan wawasan berkenaan dengan peristiwa-peristiwa dari berbagai periode dalam upaya pembentukan sikap dan perilaku siswa.

Menurut Nunuk, keberhasilan pembelajaran sejarah sampai saat ini masih terus dipertanyakan. Masih banyak dijumpai di lapangan bahwa kualitas pembelajaran sejarah belum seperti yang diharapkan.

“Artinya ada sesuatu yang harus dibenahi dalam pelaksanaan pembelajaran sejarah,” ujarnya.

Dalam kesimpulan pidato pengukuhannya, Nunuk menyatakan pembelajaran merupakan suatu proses yang mendorong siswa untuk belajar. Dalam melakukan suatu pembelajaran, tentunya diperlukan beberapa unsure yang mendukung di dalamnyam salah satu diantaranya adalah media.

“Kini, penggunaan suatu media dalam pembelajaran menjadi kebutuhan. Keduanya  merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi. Media merupakan bagian integral dari pembelajaran,” jelas Nunuk yang merupakan Guru Besar ke-55 FKIP UNS.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge