0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Cara Menertibkan Pengamen Jalanan di Wonogiri

dok.timlo.net/tarmuji
Kepala Satpol PP Wonogiri, Waluyo (dok.timlo.net/tarmuji)

20 Tahunan Pengamen Bangjo Beraksi

Wonogiri — Membandelnya sejumlah pengamen yang kerap mangkal di beberapa sudut kota Wonogiri, utamanya di zona larangan, menjadi salah satu poin utama dalam penegakan peraturan daerah (Perda). Di sisi lain, masalah pengamen sendiri sudah hampir 20 tahun ini baru dapat terurai.

“Dengan ini kami berharap anggota Satpol PP dan seluruh Kasi Keamanan dan Ketertiban (Trantib) se-Wonogiri sesuai porsinya menindak tegas jika terjadi pelanggaran Perda,” ungkap Kepala Satpol PP Wonogiri, Waluyo, Senin (18/4).

Waluyo mengatakan, Satpol PP dan Kasi Trantib di 25 kecamatan mempunyai porsi dan kewenangan dalam penegakan Perda, khususnya mengawal program bupati.

“Selain pengamen, penertiban pedagang Pasar Wonogiri Kota dan juga penertiban tambang-tambang yang belum berijin juga masuk dalam ranah penegakan Perda,” jelasnya.

Diakui, masalah pengamen memang kerap menjadi sorotan masyarakat. Seperti di beberapa titik lampu merah, semisal Bangjo Ponten dan Pokoh menjadi targetnya.

Bahkan, pihaknya sampai hafal betul satu persatu nama-nama pengamen dan anak jalanan, lantaran kerapnya mereka terjaring razia. Namun, berkat kegigihan anggotanya, belakangan keberadaan pengamen di siang hari mulai terurai, di beberapa titik kawasan zona larangan pengamen dan pengemis pun mulai bersih.

“Tak jarang anggota kita nyanggong di lampu merah waktu malam hari, untuk merazia para pengamen itu,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge