0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Sabu

dibungkus-kotak-makanan-17-kg-sabu-malaysia-gagal-edar-di-kalbar
Tersangka penyelundupan 17 Kg Sabu ()

Timlo.net – Penyelundupan sabu-sabu seberat 17 kg asal Malaysia berhasil digagalkan Polres Sambas, Kalimantan Barat. Benda haram itu dikemas dalam kotak makanan. Dua pelaku dari warga Sambas, diamankan.

Keterangan diperoleh, peredaran belasan kilogram sabu itu digagalkan Minggu (17/4) kemarin. Awalnya, satuan reserse kriminal Polres Sambas, bekerjasama dengan aparat Polsek Ledo, sekitar pukul 15.30 WIB, mengendus informasi pengiriman sabu dari Malaysia tujuan Sambas.

Sekitar pukul 18.30 WIB, sebuah mobil pikap Grand Max KB 8025 BA yang melintas, dihentikan aparat. Saat digeledah, ditemukan barang bawaan berupa paket kotak makanan ringan, yang diduga berisi narkoba.

“Setelah diperiksa dan dihitung, ada sekitar 17 kilogram sabu,” kata Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto, Senin (18/4).

Di tempat yang sama, Kapolres Sambas AKBP Sunario menambahkan, sekitar pukul 19.30 WIB, dua pelaku, M (30) dan H (36), warga Pemangkat, kabupaten Kapuas, beserta barang bukti sabu diamankan ke markas Polres Sambas.

“Kita amankan kedua orang itu, karena membawa barang diduga sabu, dari Serikin Malaysia. Ada 17 paket, masing-masing paket 1 kilogram,” ujar Sunario.

Dijelaskan Sunario, sabu itu terbungkus kertas aluminium foil, dan berada dalam kotak makanan dengan tujuan untuk mengelabui petugas. Kesigapan, kejelian dan ketelitian petugas, membuat petugas tidak terkecoh.

“Selain barang bukti sabu, barang bukti lain yang kita amankan adalah bong, kartu ATM, gunting, pisau dan lainnya,” ungkap Sunario.

Penyelundupan kasus sabu dalam jumlah besar ini di wilayah hukum Polda Kalbar ini, kesekian kalinya berhasil digagalkan. Wilayah Kalbar sendiri memang rawan penyelundupan, mengingat kawasan wilayah yang berbatasan darat dengan Malaysia.

“Kasus ini terus dikembangkan, menggandeng jalinan kerjasama dengan Polisi Diraja Malaysia,” tambah Arief.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge