0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Ambil Sampel DNA Korban Mutilasi

(merdeka.com)

Timlo.net – Polda Metro Jaya mengambil sampel DNA wanita hamil yang dimutilasi di Kampung Telaga Sari, Kecamatan Cikup, Tengerang. Pengambilan sampel DNA penting untuk membantu proses penyidikan.

“Pertama adalah untuk mengetahui identitas korban sendiri yang beberapa hari lalu masih katakanlah tanda tanya,” ujar Kabid Dokes Polda Metro Jaya, Kombes Pol Musyafak, Senin (18/4).

Selain mengambil sampel DNA korban, pihaknya juga mengambil 3 jenis sampel selain korban.

“Yang kita sudah ambil sampel DNA adalah korban itu sendiri, kemudian janin, kemudian yang diduga putrinya yang datang dari Malimping. Empat jenis sampel (4 orang),” ujarnya.

Musyafak menjelaskan, pihaknya memerlukan waktu sekitar seminggu untuk proses analisa sampel DNA. Ini untuk menemukan kecocokan.

“DNA kalau swap itu 2 hingga 3 hari sudah jadi, sudah kita bisa mengetahui DNA-nya. Tapi kalau tulang minimal satu Minggu. Jadi diharapkan nanti bisa disiasati apakah tulang itu diswap (dicocokan) lagi dengan harapan bisa mengetahui DNA yang ada di situ lebih cepat kira-kira 3 hingga 4 hari. Tapi kalau tulangnya diperiksa ya mungkin sampai satu minggu,” jelas dia.

Dalam pengambilan sampel DNA kemarin, pihaknya juga telah memeriksa beberapa orang. Termasuk saksi yang menunjukkan lokasi ditemukan tangan korban.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge