0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bermaksud Cuci Kaki, Dua Siti Kecebur Sumur

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Sragen — Nasib tragis dialami Siti Nurhayati (60) warga Dukuh Bogorejo, Desa Ngembat Padas, Kecamatan Gemolong dan Siti Rahayu (35), warga Dukuh Salam, Desa Saren, Kecamatan Kalijambe. Keduanya mengalami nasib sama, yaitu tercebur di dalam sebuah sumur tengah sawah setelah mencabut rumput (matun) di sawah, Minggu (17/4) siang.

“Keduanya sama-sama tercebur ke dalam sumur, satu orang dapat diselamatkan. Tapi satunya lagi nyawanya tidak tertolong,” kata Kapolsek Kalijambe AKP Marsidi mewakili Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo, Senin (18/4).

Korban tewas adalah Siti Nurhayati. Nyawanya tak terselamatkan setelah terpeleset ke dalam sumur tengah sawah sedalam meter penuh dengan air. Kejadian itu bermula ketika korban bersama Siti Rahayu dan Marminah (40), warga Dukuh Salam RT 12, Desa Saren, Kecamatan Kalijambe baru saja selesai matun di sawah. Ketiganya bermaksud memberdihkan diri di sebuah sumur milik Parimin (60) di Dukuh Salam.

Saat korban mengambil air dari dalam sumur, tiba-tiba dia terpeleset dan jatuh kedalam sumur. Melihat rekannya jatuh ke sumur, Siti Rahayu berniat menolongnya, namun dia malah ikut tercebur ke dalam sumur. Sontak, saksi Marminah yang melihat kedua korban terjatuh langsung berteriak minta tolong sehingga warga lainnya berusaha menolong keduanya.

Siti Rahayu dapat diselamatkan warga dan dibawa ke RS Yaksi Gemolong, Sragen. Sementara Siti Nurhayati tidak dapat tertolong dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Sragen dan pemeriksaan medis Puskesmas Kalijambe pada tubuh korban, tidak di ketemukan tanda-tanda kekerasan.

“Korban meninggal kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan disaksikan perangkat desa serta warga sekitar,” kata AKP Marsidi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge