0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Warga Minta Ijin Penetapan Lokasi Bandara DIY Dibatalkan

merdeka.com
Warga tolak IPL bandara DIY (merdeka.com)

Timlo.net – Ratusan warga Kulonprogo menggeruduk Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Yogyakarta, Senin (18/4). Mereka menolak ijin penetapan lokasi (IPL) pembangunan Bandara Kulonprogo.

Koordinator aksi, Martono mengatakan, kedatangan mereka untuk menolak putusan MA atas pembatalan keputusan pembatalan IPL oleh PTUN Yogyakarta.

“Kami datang untuk melakukan penolakan dan mendaftarkan peninjauan kembali atas keputusan MA yang tidak aspiratif,” kata Martono.

Menurutnya, pemerintah pusat tidak tahu permasalahan yang sesungguhnya terjadi di Yogyakarta. Pembangunan Bandara baru bukan membuat masyarakat sejahtera, namun justru menghancurkan pertanian warga yang selama ini menghidupi ribuan orang.

“Harus diingat, 80 persen tanah untuk bandara adalah tanah milik warga, 20 persennya punya pemerintah. Bukan sebaliknya. Orang-orang Jakarta itu tidak tahu apa-apa, kami warga selama ini hidup dari pertanian dan peternakan bukan pariwisata,” tegasnya.

Warga mempersilakan pemerintah untuk membangun bandara, tapi tidak di lahan produktif milik petani. Sebab, lahan produktif ini adalah sumber penghasilan para petani.

“Tidak ada orang yang tidak kenal dengan kualitas lombok glagah, melon dan semangka. Kehidupan kami sebelum ada bandara sudah sejahtera, tidak perlu bandara supaya sejahtera,” ujar Martono.

Martono meminta agar Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mau juga menolak IPL pembangunan bandara.

“Harapan kami, ini bisa dihentikan, sebab warga tidak mau ada pembangunan bandara,” jelas dia.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge