0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Modus Baru, Pengedar Narkoba Simpan Sabu di Sol Sandal

dok.merdeka.com
BNN Yogyakarta tangkap pengedar sabu (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Yogyakarta kembali menangkap pengedar narkotika jenis sabu di Yogyakarta, Jumat (15/4) lalu. Dari penangkapan tersebut petugas mengamankan 1,14 kilogram sabu yang disimpan dalam sol sandal perempuan.

Kepala BNNP Yogyakarta, Soetarmono menjelaskan, penangkapan tersebut dilakukan setelah petugas mengikuti tersangka TA dari Kebumen menuju Yogyakarta. TA menuju Yogyakarta menggunakan bus dari Kebumen ke Purwokerto, dan kemudian berganti bus ke Yogyakarta. Sesampainya di perempatan UPN, Condongcatur, Sleman, TA kemudian langsung dibekuk petugas.

“Ada dua sandal yang digunakan untuk menyimpan sabu. Dalam sandal dalam solnya ada ruang untuk menyimpan sabu. Masing-masing sandal menyimpan paket sabu seberat 506 gram dan 508 gram,” kata Soetarmono pada wartawan, Senin (18/4).

Pada saat menangkap TA, petugas juga mengamankan RGS yang merupakan orang yang akan menerima sabu dan mengedarkannya di Yogyakarta. Dari keterangan RGS, petugas pun berhasil menangkap DP yang juga merupakan kurir di wilayah Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (16/4).

“Dari keterangan ketiganya, kami mendapatkan informasi orang yang mengendalikan peredaran sabu ini dengan inisial K,” ujarnya.

Petugas pun sampai saat ini masih melakukan pemburuan terhadap K. Pihaknya menduga Yogyakarta menjadi sasaran target besar bandar narkotika. Sebab dalam sepekan, BNNP Yogyakarta sudah melakukan penangkapan dua kali dengan barang bukti yang besar.

“Yogyakarta ini menjadi target, kami meyakini bahwa barang sebanyak ini pasti sudah ada pemesannya. Tidak mungkin barang sebanyak ini masuk ke Yogyakarta tanpa ada pesanan,” ungkapnya.

Ketiga tersangka pun dijerat Pasal 132 ayat (1) jo Pasal 114 ayat (1) dan 132 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (2), dan Pasal 132 ayat (1) jo Pasal 115 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dia pun mengimbau warga agar lebih waspada terhadap peredaran narkotika jenis sabu ini. Jika ada hal-hal yang mencurigakan segera melapor ke pihak yang berwajib.

“Sasarannya ini tentu anak muda, di Yogyakarta ini banyak sekali anak mudanya, mahasiswa dan pelajar kan banyak. Ini yang harus kita bentengi, jangan sampai generasi muda rusak karena narkoba,” pungkasnya. [ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge