0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Di LP Gunung Sindur, Ba’asyir Tidak Ada Fasilitas Khusus

merdeka.com
Abu Bakar Baasyir (merdeka.com)

Timlo.net — Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir dipindah ke Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Dia tidak sendirian di ruang tahanan blok khusus D1, Ba’asyir ditemani terpidana kasus terorisme Muhammad Nasir.

“Ini atas permintaan ustad karena sudah sepuh sendirian di kamar, jadi perlu pendamping. Ini permintaan Pak Ustad,” kata Kepala Lapas Gunung Sindur Gumilar, Sabtu (16/4).

Proses pemindahan Abu Bakar Ba’asyir berlangsung sekitar pukul 12.05 WIB. Rombongan tim pengantar dari Brimob dan Dirjen Lapas tiba di Lapas Gunung Sindur.

Menurut Gumilar, alasan pemindahan Ba’asyir ke Lapas Gunung Sindur atas dasar kemanusiaan karena kondisi kesehatan. Selain itu, lokasi lapas dekat dengan rumah sakit internasional yang memiliki peralatan medis yang lengkap.

“Alasannya demi kemanusiaan, ustad sudah sepuh. Lapas Gunung Sindur ini lokasinya dekat dengan rumah sakit yang lengkap peralatan medisnya,” kata dia.

Sebelum menempati Lapas Gunung Sindur, Ba’asyir sempat menjalani pemeriksaan fisik oleh tim dokter. Dari hasil pemeriksaan secara fisik, kondisinya sehat.

“Dokter memeriksa denyut jantung dan tensi bagus,” katanya.

Selama menjalani masa tahanan, lanjut dia, pihak Lapas Gunung Sindur memperbolehkan keluarga maupun pengacara untuk mengunjungi Ba’asyir. Jadwal kunjungan telah ditentukan yakni setiap Kamis dan Jumat.

“Keluar inti, seperti anak dan istri diperbolehkan, jadwal setiap Kamis dan Jumat dari jam 09.00 WIB sampai 12.00 WIB,” katanya.

Gumilar mengatakan karena mempertimbangkan kondisi Baasyir yang sudah sepuh, pihaknya memberikan perlakuan khusus dengan lebih sering memantau, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang berkaitan dengan kesehatannya.

“Takut ada apa-apa, harus ekstra memperhatikan,” katanya.

Tidak ada pengamanan khusus selama penahanan Ba’asyir dan Muhammad Nasir di Lapas Gunung Sindur. Namun, penjagaan dilipatgandakan dengan bantuan Brimob sebanyak enam orang setiap harinya.

“Jumlah penjaga ada sembilan orang, ada bantuan tambahan pengamanan dari Dirjen Pas Jabar empat orang dan enam orang Brimob,” katanya.

Lapas Gunung Sindur juga telah dilengkapi dengan sistem pengamanan yang super ketat, selain itu juga terdapat kamera CCTV yang mengawasi selama 24 jam.

“Tidak ada fasilitas khusus di sel Ba’asyir, tidak ada televisi, hanya dikasih kipas angin saja,” katanya.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge