0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Simulasi Tes SIM C2, Sejumlah Anggota Moge Ambruk

timlo.net/achmad khalik
Salah seorang anggota komunitas moge ambruk saat mengikuti simulasi guna mendapatkan SIM C2 di Satlantas Polresta Solo (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Puluhan pengendara motor gede (moge) dari Komunitas Meddoc and Friends melakukan simulasi tes guna mendapatkan surat ijin mengemudi (SIM) khusus C2. Hasilnya, beberapa diantara anggota komunitas ada yang gagal saat menaklukkan jalur zig zag dan rem mendadak yang telah disiapkan polisi di Satlantas Polresta Solo, Minggu (17/4).

“Simulasi ini untuk meningkatkan kemampuan anggota Medical Doctor (Meddoc) saat menggunakan kendaraan ber-cc besar,” terang Ketua Devisi Kreatif Meddoc, Felik Atmaja kepada Timlo.net.

Pantauan di lapangan, sejumlah anggota moge ini nampak kewalahan saat menakklukkan lintasan zig zag dengan kecepatan rendah. Tak hanya itu, saat melakukan pengereman mendadak juga terdapat anggota yang kebablasan dan melewati batas yang ditentukan. Meski begitu, mereka tak putus asa dan terus berusaha hingga berhasil menyelesaikan seluruh rintangan.

“Total ada sekitar empat tantangan lintasan, diantaranya zig zag, melakukan pengereman mendadak, melintas lurus dengan kecepatan rendah dan rintangan percepatan,” terang pria yang berprofesi sebagai dokter di sebuah klinik di Baki, Sukoharjo tersebut.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Prayudha Widiatmoko mengatakan simulasi ini digelar sebagai pemanasan menjelang diberlakukannya SIM C2 alias sim khusus bagi pengendara motor dengan kapasitas mesin 500 cc ke atas. Selain itu, simulasi ini sebagai sosialisasi bagaimana berkendaraan yang aman dan nyaman.

“Kali ini khusus kepada pengendara moge tentang teknik melintasi jalur zig zag, jalur padat, serta cara berhenti mendadak. Tujuannya tentu saja untuk menekan terjadinya kecelakaan di jalan raya,” paparnya.

Simulasi akan diselenggarakan secara berkelanjutan, khususnya kepada para pengendara moge. Pasalnya, tak semua pengendara moge mahir mengendarai karena latar belakang dan kesibukan sehari-hari.

Seperti diketahui, rencana pemberlakukan SIM C2 atau sim khusus kendaraan bermesin 500 cc ke atas mulai diberlakukan Mei 2016. Mereka yang dinyatakan lulus SIM C2 adalah pengendara motor yang dinilai paling mahir dalam mengendarai kendaraan roda dua. Sehingga, tanpa mengikuti tes kepemilikan SIM C atau C1, mereka tetap diperbolehkan mengendarai motor jenis apapun.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge