0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Market-IND Galakkan Penggunaan Logo Wonderful Indonesia

www.kemenpar.go.id
Logo Wonderful Indonesia (www.kemenpar.go.id)

Timlo.net – Masyarakat Marketing Indonesia menggagas usulan penggalakkan penggunaan logo ‘Wonderful Indonesia’ dan ‘Pesona Indonesia’ pada produk dan jasa penunjang pariwisata. Cara tersebut dilakukan untuk memperkuat keduanya sebagai national branding untuk menggenjot pariwisata Indonesia.

Salah seorang pendiri dan pengurus Masyarakat Marketing Indonesia, Popy Rufaidah mengungkapkan, program pelabelan itu, sekaligus meningkatkan pemasarannya. Dia yakin, cara tersebut berpeluang meningkatkan pariwisata Indonesia.

“Berbagai program kami, salah satunya labelisasi tadi, diharapkan akan mendongkrak posisi Indonesia pada The Travel & Tourism Competitiveness Index 2016,” kata Popy, Jumat (15/4).

Pada 2015 lalu posisi Indonesia pada The Travel & Tourism Competitiveness Index masih menempati ranking 50. Popy menunjuk keunggulan Indonesia pada daya saing produk dan jasa menjadi celah potensial yang bisa didayagunakan.

“Keunggulan harga produk dan jasa itu menempatkan Indonesia pada ranking tiga,” kata dia.

Melalui marketing dan branding produk dan jasa dalam negeri itulah, kata dia, diharapkan peningkatan posisi pada The Travel & Tourism Competitiveness Index itu bisa didapatkan.

Market-IND dideklarasikan dua pekan lalu, bersamaan dengan acara Gelar Produk 1.000 Wirausaha Baru Jawa Barat, yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pendirian Market-IND melibatkan sinergitas unsur pentahelix atau lima pilar, yakni Academics, Business, Government, Community/association dan Media.

Sementara itu Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, Indonesia dikenal dengan produk dan jasa kreatif dan inovatif. Namun ia menyayangkan, keunggulan tersebut belum dimanfaatkan optimal sebagai salah satu pemberi ciri destinasi nasional. Karena itulah, Menpar menyambut baik gagasan Market-IND tersebut.

“Langkah untuk meningkatkan daya tarik pariwisata, salah satunya melalui aktivitas marketing dan branding produk dan jasa penunjang kepariwisataan dalam negeri,” kata Menpar Arief.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge