0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pegawai BPK yang Tantang Ahok Berkelahi Terancam Dipecat

dok.merdeka.com
Pria mengaku auditor BPK tantang Ahok berkelahi @Facebook.com/Imam Supriadi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Majelis Kehormatan Etik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) segera memanggil Imam Supriadi. Pemanggilan itu dilakukan karena Imam membuat video menantang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berkelahi.

“Kami akan memanggil, kemudian kami ada majelis untuk hukuman disiplin pegawai, Majelis Kehormatan Etik,” ujar Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK, R Yudi Ramdan Budiman saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (15/4).

Imam akan menjalani pemeriksaan atas video yang diunggahnya di Facebook dan Youtube. Jika terbukti bersama, dia terancam dipecat.

“Tergantung tingkat kesalahannya, ada hukuman ringan, sedang, dan berat. Kalau berat bisa diberhentikan dengan hormat,” lanjut Yudi.

Selain melakukan pemanggilan terhadap Imam, BPK juga telah mengirimkan surat kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mencabut video tersebut dari Youtube. Apalagi, ulah yang dibuat Imam dianggap telah mencoreng nama lembaga tersebut.

“Kita sudah kirim surat ke Kemenkominfo, karena video itu bukan representasi dari BPK, itu pendapat pribadi. Kita minta kepada Kominfo dicabut karena kita akui langgar UU ITE, kami berikan sepenuhnya kepada Kominfo untuk dicabut dari Youtube,” tandasnya.

Sebelumnya, seorang pria mengaku auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menantang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berkelahi. Tantangan tersebut disampaikannya dalam sebuah video yang diunggahnya sendiri di Facebook.

Dalam video berdurasi 5 menit 52 detik, Senin (15/4), pria bernama Imam Supriadi itu mengaku kecewa dengan sikap Ahok yang berucap kasar kepada atasannya. Dia juga mengungkap beberapa kesalahan Ahok saat menjadi Bupati Belitung Timur.

Saat dikonfirmasi merdeka.com, Imam mengaku membuat sendiri video tersebut. Namun, dia enggan membeberkan lebih jauh soal kasus yang dihadapi Ahok.

“Baru saya buat kemarin, di rumah,” aku Imam dalam sambungan telepon.

Untuk meyakinkan dia benar-benar auditor BPK, Imam mengenakan topi berwarna biru gelap bertuliskan BPK. Demikian pula pada kaosnya, terdapat logo BPK di bagian kiri dadanya. [tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge