0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Desa Tegalrejo Diserbu TNI Selama 21 Hari

dok.timlo.net/agung widodo
Karya Bhakti TNI Gerbang Sukowati di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gondang. (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Prajurit TNI dari Kodim 0725/Sragen bersama masyarakat akan mengadakan Karya Bhakti TNI Gerbang Sukowati dalam rangka serbuan teritorial. Kegiatan ini dimulai tanggal 14 April hingga 4 Mei 2016 mendatang di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gondang.

“Program TNI membangun desa¬†atau Karya Bhakti TNI merupakan salah satu pelestarian budaya kebersamaan yaitu gotong royong yang menjadi adat kebersamaan kehidupan warga masyarakat sebagai wujud kepedulian hidup,” kata Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widyo Purwanto, Kamis (14/4).

Saat membuka acara tersebut, Bambang yang membacakan sambutan Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman mengatakan, dengan Karya Bhakti TNI akan memberikan sumbangsih kepada masyarakat untuk lebih baik dan maju dari sebelumnya. Ini merupakan wujud nyata komitmen terhadap upaya percepatan pembangunan di pedesaan.

“Program TNI membangun desa yang dilaksanakan selama ini telah memberikan untuk kemajuan pembangunan di Sragen, terutama dari segi sarana dan prasarana yang ada di desa-desa,” katanya.

Komandan Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf Denny Marantika mengatakan, selama 21 hari tersebut TNI akan mengadakan berbagai kegiatan untuk masyarakat Desa Tegalrejo, baik pembangunan fisik atau non fisik. Diantaranya, pengecoran jalan sepanjang 515 meter, lebar 2,5 meter dengan ketebalan 10 centimeter. Kemudian membangun makadam jalan panjang 665 meter dan lebar 2,5 meter.

Selain itu juga ada rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) warga miskin sebanyak 7 unit, dengan masing-memperoleh bantuan sebesar Rp 5 juta. Khusus anggaran untuk RTLH itu berasal dari UPTPK Sragen dan BAZNAS Sragen.

Kepala Desa Tegalrejo, Heru Setyawan mengharapkan, dengan adanya pembangunan jalan di desanya bisa dimanfaatkan oleh warga untuk meningkatkan hasil pertanian.

“Nilai jual hasil pertanian bisa meningkat dengan adanya transportasi yang bagus. Karena akses jalan itu ada di persawahan warga,” kata Heru.

Heru menambahkan, anggaran TMMD di Desa Tegalrejo sebagian besar berasal dari APBD Sragen sekitar Rp 300 juta. Sedangkan dana swadana masyarakat Tegalrejo hanya sebesar Rp 10 juta.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge