0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketua DPRD Bantah Tes Urin Bocor

Tes urin anggota DPRD Karanganyar (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Sejumlah anggota DPRD Karanganyar tidak hadir dalam pemeriksaan urin pengaruh narkoba. Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto membantah jika tes yang dilakukan telah bocor.

”Lima anggota yang tidak hadir ini ijin sebelum sidang digelar. Jadi tidak menghindar atau bocor,” tegas Sumanto, Rabu (13/4).

Dia menambahkan, dari jumlah anggota DPRD Karanganyar sebanyak 45 orang, lima di antaranya tidak hadir. Yakni Abdul Saleh Purwanto dari Fraksi PDI P ijin karena sakit. Sementara empat anggota lainya yakni Suprihatin Fraksi PDI P, Tony Hatmono Fraksi PKB, Setiawan Dibroto Fraksi Gerindra Amanat, dan Jumadi Fraksi Gerindra Amanat ijin kepentingan keluarga. Satu anggota lain tidak aktif yakni Romdloni partai PPP.

“Tes ini bersifat mendadak. Saya jamin tidak ada kebocoran,” katanya.

Sumanto tetap meminta ke lima anggota yang absen tersebut untuk ikut tes susulan. Dan nanti juga akan dilaksanakan secara mendadak tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

Sumanto juga mengapresiasi hasil dari tes yang ternyata negatif atau tidak ada yang mengkonsumsi narkoba.

Terpisah, Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra juga mengapresiasi langkah DPRD Karanganyar yang mengajak Polres Karanganyar menggelar tes urin. Tes tersebut bagian dari Operasi Bersihkan Sindikat Narkoba (bersinar) Candi 2016 yang digelar Polres Karanganyar selama sebulan sejak 21 Maret lalu.

”Operasi Bersinar bertujuan untuk memberantas peredaran narkoba. Sampai saat ini sudah ada enam kasus narkoba yang berhasil kita ungkap,” jelas Mahedi.

Ditambahkan, dari hasil tes urin yang dilakukan seluruhnya dinyatakan negatif.

“Hasilnya negatif. Kami siap untuk menggelar tes susulan bagi anggota dewan yang tidak hadir,” tegasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge