0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Reshuffle Kabinet

Dipanggil ke Istana, Didik J Rachbini Mau Diangkat Menteri?

dok.merdeka.com
(dok.merdeka.com)

Timlo.net — Wacana isu reshuffle Kabinet Kerja jilid II kembali muncul. Partai politik yang tergabung pendukung pemerintah termasuk Partai Amanat Nasional (PAN) dikabarkan bakal mengisi jabatan menteri.

Deklarator PAN Didik J Rachbini dipanggil Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ke istana hari ini. Namun dia membantah, kehadirannya guna membahas soal reshuffle kabinet.

“Enggak ada, wong cuma beberapa menit. Kira-kira 5 menit. Enggak ada (reshuffle), ini masalah seminar ekonomi saja,” kata Didik usai bertemu JK di istana, Jakarta, Selasa (12/4).

Dikonfirmasi bakal menggantikan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Didik membantahnya. Saat itu dirinya tak membahas pergantian menteri dengan Wapres Jusuf Kalla.

“Saya kan enggak bicara itu dengan Pak JK. Enggak ada (pemanggilan). Kok kalau-kalau,” katanya.

Dia juga membantah tak ada permintaan langsung terhadap dirinya untuk menjadi menteri.

“Nggak ada, jadi PAN masuk dalam koalisi di dalam pemikirannya ingin ada kontribusi yang kuat terhadap kebijakan dan perform pemerintah dengan bergabung maka posisi politik kuat. Dengan posisi politik kuat maka mengambil keputusan lebih kuat dan dengan lebih kuat maka ekonomi akan tambah dipercaya terutama investor di luar yang diperlukan saat ini,” kata dia.

Sementara jika menjabat menteri perhubungan dirinya tak menguasai sektor perhubungan. Dia mengaku lebih menguasai di bidang ekonomi.

“Kalau soal pakai ekonomi saya paham. Kan saya bidangnya ekonomi. Sebagai dosen bidang ekonomi. Gitu ya oke ya,” ujar dia.

Dia menambahkan, kedatangan bertemu Wapres Jusuf Kalla untuk mengantarkan undangan seminar Institute For Development of Economic and Finance (Indef) yang digelar di Jakarta pada 23-25 April besok. Wapres Jusuf Kalla, kata dia, akan menjadi keynote speaker dalam seminar ekonomi tersebut.

“Tadi ada tim banyak enggak sendiri. Saya diwawancarai terus keluar. Urusannya ini minta Pak JK tanggal 23-25 di Gedung Dhanapala dan beberapa menteri keuangan akan hadir dari ASEAN. Yang sudah hadir di antaranya senator anggaran, putranya Capres Filipina, sahabat saya,” tandasnya. [rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge