0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dinsosnakertrans Tunda Pemberian Kartu Kuning Pekerja Pemula

Para siswa melihat lowongan kerja yang ada di Dinsosnakertrans Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten —  Pasca pelaksaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK sederajat, sejumlah pencari kerja mulai menyerbu Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Klaten. Mereka hendak mengajukan pembuatan kartu tanda pencari kerja atau kartu kuning.

“Ini baru pertama kali mencari kartu kuning. Tapi tadi ditolak, Mas,” kata Firman (17), Selasa (14/2).

Selesai mengikuti UN, pelajar asal SMK Muhammadiyah 2 Jatinom ini mengaku, bersama beberapa temannya hendak melamar kerja di Jakarta. Namun, Dinsosnakertrans meminta untuk membawa surat keterangan kelulusan, sebelum menerima kartu kuning.

“Nanti di Jakarta mau jadi marketing di perusahaan Axioo. Tapi disuruh Dinsosnakertrans untuk melampirkan surat keterangan kelulusan. Padahal belum pengumuman,” ucap Firman.

Menanggapi itu, Staf Fungsional Pengantar Kerja Kementerian Tenaga Kerja, Dinsosnakertrans Klaten, Ratri Wiryani, tak menampik penolakan tersebut. Pihaknya sengaja menunda penerbitan kartu kuning agar melindungi para pencari kerja pemula.

“Bukan kita tolak, tapi kita tunda. Kami tidak ingin lulusan SMK atau SMA saat diterima kerja gajinya sama dengan yang lulusan SMP. Maka kami himbau untuk melampirkan surat keterangan kelulusan,” ungkap Ratri.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge