0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terjaring Razia, Pengamen, PSK dan Waria Jalani Sidang Tipiring

Seorang terdakwa yang berprofesi sebagai PSK jalani sidang Tipiring (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Dua dari tiga pengamen dan pekerja seks komersial (PSK) menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring), Selasa (12/4). Sebab keduanya terjaring razia Cipta Kondisi oleh Satuan Sabhara Polres Klaten, Senin (11/4) malam.

“Razia digelar sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan mereka,” ujar Kasat Sabhara Polres Klaten AKP Suyadi, Selasa (12/4).

Dikatakan, razia menyasar kawasan Klaten bagian selatan di sepanjang Jalan Yogya-Solo. Adapun ketiga orang itu antara lain, Sujadi (30) warga Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, yang diamankan karena mengamen di simpang empat Bendogantungan, Kecamatan Klaten Selatan.

Kemudian, Ningrum Lestari (35) warga Desa Sengon, Kecamatan Prambanan yang diduga sebagai PSK, serta seorang Waria bernama Dwi Hermanto (24) warga Jatinom. Keduanya diamankan saat mangkal di Pasar Hewan Prambanan.

“Saat ini ketiganya sudah kami tangani. Untuk pengamen dan PSK dilakukan sidang Tipiring, sedangkan satu waria dilakukan pembinaan,” ungkap AKP Suyadi.

Sementara, berdasarkan keputusan sidang Tipiring, Selasa (12/4), di Pengadilan Negeri Klaten, terdakwa pengamen dikenakan denda Rp 30 ribu subsider dua hari kurungan. Sedangkan terdakwa PSK dikenai denda Rp 700 ribu subsider 20 hari kurungan.

“Kami berharap kerjasama warga masyarakat dalam memberantas penyakit masyarakat. Jangan takut untuk melaporkan bila ada kegiatan yang meresahkan masyarakat, pasti akan kami tindak lanjuti,” tandas Kasat Sabhara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge