0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terjerat Narkoba, Dua Prajurit TNI Dipecat

dok.merdeka.com
Ilustrasi anggota TNI (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Akhir-akhir ini tengah marak dikabarkan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlibat kasus Narkoba. Upaya pemecatan dilakukan buat membersihkan lembaga itu dari prajurit pemadat.

Seperti yang terjadi di Jambi. Dua prajurit (TNI) di Korem 042/Garuda Putih, dipecat karena tersandung kasus Narkoba.

“TNI khususnya Angkatan Darat (AD) tidak mentolerir prajurit-prajurit yang terkena Narkoba, baik itu sebagai pemula, pecandu apalagi pengedar,” kata Danrem 042/ Gapu, Kolonel Inf Makmur, usai melaksanakan apel pemecatan di Makorem Jambi, Senin (11/4), dilansir dari Antara.

Makmur mengatakan, pemecatan prajurit TNI dengan tidak hormat merupakan bentuk dari komitmen TNI, khususnya TNI AD, dalam memerangi Narkoba.

“Jadi tidak ada larut-larut kasus Narkoba. Jika tahu dia terlibat Narkoba tentunya akan langsung diproses,” ujar Makmur.

Dua prajurit TNI dipecat akibat penyalahgunaan Narkoba itu yakni Ahmad Yani, bertugas di Kodim 0419/Tanjung Jabung, dan anggota Yonif 142/KJ, Guntur. Namun, satu di antara keduanya tidak hadir dalam upacara pemecatan karena masih menjalani proses hukuman.

“Saat ini Guntur, anggota Yonif Ksatria Jaya sedang menjalani hukuman di Lapas Palembang,” ujar Makmur.

Makmur berharap seluruh aparat TNI, khususnya di Korem 042, sadar dan tidak menyiakan berkarir menjadi tentara.

“Begitu susahnya masuk tentara, baik tes maupun yang lain-lain. Sebelum melakukan sesuatu harus ingat kepada orang tua, bagaimana upaya orang tua mendidik kita. Namun begitu tersandung Narkoba, siap-siap dipecat dan kita tidak ada istilah toleransi harus keluar dari asrama,” tutup Makmur. [ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge