0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kementerian ESDM Bakal Kembangkan Blok Nunukan

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyetujui Plant of Development (POD) atau rencana pengembangan lapangan I Blok Nunukan. Persetujuan ini telah ditandatangani oleh Menteri ESDM Sudirman Said pada 30 Maret 2016 lalu.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja mengatakan, blok migas ini perkiraan mempunyai cadangan sebesar 8,37 juta metrik (MMSTB) dan gas sebesar 280,24 BSCF ini merupakan Blok Migas dengan lokasi yang strategis.

“Memang blok ini tidak terlalu besar tapi penting karena dengan situasi harga minyak seperti ini, investasi-investasi tersebut sangat penting bagi Indonesia. Apa lagi, lokasinya di daerah perbatasan. Aktivitasnya sangat strategis,” ujar Wirat seperti dilansir dalam situs resmi Kementerian ESDM.

Produksi blok ini akan berjalan tahun 2019 dengan kumulatif produksi sampai dengan akhir kontrak untuk minyak bumi sebesar 1,05 MMSTB, kondensat sebesar 3,54 MMBC dan gas bumi sebesar 212,66 BSCF. Anggaran untuk mengembangkan Blok Nunukan ini sebesar USD 556,5 juta.

“Perkiraan pendapatan pemerintah dari Blok ini sebesar USD 441,5 juta,” ucap Wirat.

Selain itu, pihaknya juga telah memperpanjang kontrak kerja sama Blok Lematang yang kontraknya akan berakhir pada 5 April 2017 mendatang. Perpanjangan kontrak ini diberikan kepada PT Medco Lematang selaku operator eksisting, setelah PT Pertamina (Persero) secara resmi menyatakan tidak tertarik mengelola Blok Lematang.

“Medco telah mengajukan perpanjangan kontrak sejak tahun 2013 lalu. Jangka waktu perpanjangan kontraknya 10 tahun. Apabila dalam jangka waktu tersebut tidak ada penemuan cadangan baru yang ekonomis maka kontrak akan berakhir sampai umur keekonomian lapangan. Selain itu, meski kecil kita tetap minta PT Medco untuk menawarkan PI sebesar 10 persen ke Pemerintah Daerah,” paparnya.

[idr]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge