0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peninggian Aspal di Utara Terminal Tirtonadi Tak Atasi Genangan

Ketua Komisi II DPRD Solo YF Sukasno (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo – Upaya meninggikan bagian jalan yang cekung di kawasan Jalan Ahmad Yani, tepatnya di sisi utara Terminal Tirtonadi dinilai tidak menyelesaikan akar permasalahan. Pasalnya, akar permasalahan terdapat pada tidak adanya saluran pembuangan air yang menjadikan kawasan tersebut selalu tergenang.

“Kita kan bisa melihat, dengan ditinggikan bagian permukaan aspal air tetap ngecembeng di kawasan itu. Ini tidak menjadi solusi untuk masalah genangan. Harusnya, dibuatkan saluran untuk jalannya air supaya tidak tergenang,” terang Ketua Komisi II DPRD Solo, YF Sukasno, baru-baru ini.

Menurut politikus PDI-Perjuangan ini, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tidak memahami akar masalah yang menyebabkan genangan di depan terminal. Sebagai wakil rakyat, Sukasno mendapatkan banyak masukan dari warga yang kerap melintas di jalan Ahmad Yani. Menurutnya, persoalan awal adalah tidak adanya drainase baik di sisi utara maupun selatan.

“Yang bisa mengatasi adalah dibuatkan drainase di depan terminal,” katanya.

Mengatasi hal ini, lanjut Sukasno, seharusnya ada kerjasama pihak terkait untuk melakukan koordinasi lintas bidang. Pihaknya meminta, DPU Solo berkoordinasi dengan DPU Provinsi dan UPTD Terminal dibawah Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) karena mulai tahun 2017 jalan tersebut menjadi hak kota Solo.

Senada Sekretaris Komisi II DPRD Solo, Supriyanto menyarankan kepada semua dinas saat melakukan pembangunan agar berkoordinasi dengan seluruh pihak yang terkait. Ia khawatir jika hal tersebut tidak dilaksanakan maka saat ada pembangunan besar-besaran di Kota Bengawan akan terjadi ketidak sempurnaan yang menyebabkan masyarakat tidak nyaman.

“Harusnya tidak ada egosektoral jika ingin pembangunan dan hasil yang baik,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge