0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Festival Oemah Sinau, Ayo Dolan Ndeso

dok.timlo.net/aditya wijaya
Salah seorang anak tengah bermain dolanan Engklek dalam Festival Oemah Sinau di Desa Kadilanggon, Kecamatan Wedi, Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten —┬áKarang Taruna Desa Kadilanggon, Kecamatan Wedi, menggelar Festival Oemah Sinau, Sabtu (9/4). Kegiatan bertajuk ‘Ayo Dolan Ndeso’ itu merupakan wadah untuk menggali kreativitas berbasis kearifan lokal.

“Oemah Sinau adalah wadah yang memberikan kesempatan kepada anak-anak, pemuda, dan masyarakat untuk bersama-sama tumbuh cerdas dan meningkatkan produktivitas melalui penggalian potensi desa,” ujar Ketua Pemuda Desa Kadilanggon, Imam Adi Prayoga.

Bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FIE UII) Yogyakarta, dikatakan, Oemah Sinau berangkat dari inisiatif mendonasikan buku untuk dijadikan perpustakaan.

“FIE UII sekitar November 2015 nyumbang buku bacaan. Mereka ingin menjadikan Kadilanggon sebagai desa binaan untuk mengentaskan kemiskinan. Lalu diskusi-diskusi ada seorang warga yang berbaik hati meminjamkan rumahnya sebagai perpustakaan pada Januari 2016. Jadi kegiatan ini juga sebagai launching Oemah Sinau kepada masyarakat,” kata Adi.

Berjalannya waktu, kegiatan Oemah Sinau tidak hanya menyasar bidang pendidikan. Selain mendampingi anak – anak mengerjakan pekerjaan rumah, mereka juga mengajari bermain gitar, salon kaos, hingga mengembangkan ternak kambing untuk keuntungan nantinya bagi hasil.

“Kita ingin mengajak pemuda kembali mencintai desanya. Sekarang pemuda desa ini banyak kehilangan arah, keluar dari desa, nganggur, padahal di desa itu banyak potensi yang dapat digali yang mampu bernilai ekonomis,” ucap Adi.

Dari pantauan, festival tersebut diisi berbagai kegiatan seperti bazar sembako murah, stand kuliner makanan ndeso, lomba tembang mocopat, lomba balap merpati, hingga workshop permainan tradisional.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge